Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kanwil Kemenag NTB Kecam Oknum PNS Pungli Dana Bantuan Gempa untuk Masjid  

0 56

MATARAM, DS – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB, H. Nasruddin angkat bicara terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan aparat kepolisian pada salah satu oknum pegawai Kemenag Lobar, berinisial BA.  Nasruddin menegaskan tidak akan mentolilir sikap oknum pegawai yang bekerja di KUA Kecamatan Gunungsari itu terhadap dana bantuan masjid yang rusak akibat gempa.

Ia mengecam tindakan pemerasan atau pungutan liar dengan dalih meminta fee sebesar 10-20 persen untuk program renovasi masjid pascagempa itu. “Secara kedinasan maupun pribadi, saya sangat mengecam kejadian itu dan kita tidak akan tolerir secara dinas atau hukum. Karena, kami tidak akan memberikan bantuan hukum apapun pada si pelaku,” ujar Nasruddin menjawab wartawan di Mataram, Rabu (16/1).

Ia menyatakan, program renovasi masjid terdampak gempa sejatinya merupakan dana bantuan yang bersumber dari APBN mencapai Rp 6 miliar. Dana itu menyasar pada sebanyak 58 masjid terdampak gempa di enam kabupaten/kota di NTB yang dialokasikan pada tahun anggaran 2018 lalu.

Nasrudin mengaku akan bersikap tegas guna mendukung langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat kepolisian. Apalagi, kata dia, tersangka kasus pemerasan itu bekerja di KUA Gunungsari, Lombok Barat,  sama sekali tidak memiliki kewenangan dalam menentukkan masjid mana saja yang akan mendapatkan bantuan dana gempa.

Terkait kasus tersebut dirinya juga telah berkomunikasi dengan Menteri Agama Lukman Hakim. Menag Lukman,  sesuai instruksi pada dirinya meminta aparat hukum menindak tegas pelaku pemerasan.

“Pak menteri (agama) juga tegas, tidak tegas saja pelakunya kata pak menteri,” tegas Nasruddin.

Mantan Kakanwil Kemenag Lombok Timur menuturkan, adanya kasus pungli dana bantuan masjid menjadi pelajaran berharga bagi Kanwil Kemenag NTB. “Tentu akan kami lakukan pengawasan lebih ketat ke depan, ini sebuah pembelajaran karena sangat memalukan dan merusak institusi kami yang kini dalam taraf perbaikan organisasi dan kelembagaan,” tandas Nasruddin. RUL.

Leave A Reply