Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kandidat Ketua Golkar, Bupati Indah Ogah Maju

2.289

Hj. Indah Damayanti Putri.

MATARAM, DS – Deadline DPP Golkar agar pelaksanaan Musda DPD Partai Golkar NTB  sebelum tanggal 5 Maret nampaknya akan terwujud. Dipastikan, pada tanggal 5 Maret saat pelaksanan rapat kerja nasional (Rakernas) Ketua DPD Golkar NTB definitif akan mengikuti kegiatan tersebut.

Kepastian itu dikemukakan Ketua AMPG Partai Golkar NTB, Lalu Satriawandi, yang dikonfirmasi wartawan, Senin (1/3).

“Alhamdulillah, sudah pasti Musda Golkar NTB di gelar maksimal tanggal 3 Maret di salah satu Hotel di Kota Mataram,” kata Satriawandi melalui pesan Whatsappnya.

Menurut dia, para utusan DPP Partai Golkar yang akan mengikuti Musda DPD Golkar NTB juga telah menerima mandat daru Ketua Umum Golkar Airlanggar Hartanto.

Hanya saja, anggota DPRD NTB itu enggan merincikan siapa pengurus DPP Golkar yang telah menerima mandat tersebut.

“Pokoknya, tunggu saja. Insya Allah, gawe besar DPP Golkar, mulai Rakernas kemudian di susul dengan Rapimnas, Ketua Golkar NTB terpilih akan ikut disana,” ujar Satriawandi.

Sementara itu, Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima, Hj. Indah Damayanti Putri berharap pelaksanaan Musda di tingkat provinsi bisa cepat terlaksana. Sebab, tertundanya musda tersebut berulang kali telah menghambat pihaknya melaksanakan Musda ditingkat kabupaten hingga kecamatan.

“Semoga ditangan pak Demer selaku Plt Ketua DPD Golkar NTB, Musda yang tertunda berulang kali itu bisa cepat terwujud sebelum deadline yang sudah diberikan DPP Golkar,” kata Indah yang dikonfirmasi terpisah

Bupati Bima yang dilantik kali kedua Jumat (26/2) lalu itu memastikan Partai Golkar di NTB memiliki banyak stok kader yang siap menahkodai DPD Golkar NTB.

Terkait nama dirinya yang masuk bursa Ketua DPD Golkar NTB bersama Wali Kota Mataram terpilih H. Mohan Roliskana. Menurut Dinda, dirinya menyerahkan hal itu pada DPP maupun DPD di NTB.

“Kalau saya pribadi, ingin fokus membesarkan Golkar di Bima. Insya Allah, sementara saya enggak berminat menjadi Ketua DPD Golkar NTB, karena banyak yang lebih layak dari saya. Tapi, seandainya saya dipaksa. Nanti, kita lihat perkembangan dinamikanya,” ujar Ketua DPD Golkar Kabupaten Bima itu.

Terpisah, Ketua Dewan Pertimbangan DPD Golkar NTB, H Mesir Suryadi berharap di langkah pertama, Demer diharapkan merangkul semua elemen DPD Golkar NTB. “(Sebelum Musda digelar) yang paling penting bangun konsolidasi dan koordinasi,” katanya beberapa hari lalu.

Mesir melihat upaya yang dimaksud sebelumnya belum maksimal. Sehingga kader dan pengurus tidak maksimal dalam menjalankan mesin partai. “(Dampaknya saya melihat) kaderisasi tidak berjalan maksimal, lebih terkesan liar,” ujarnya.

Lalu yang kedua, sebagai nakhoda sementara, Demer harus segera menyelenggarakan Musda DPD Golkar NTB. Dalam pelaksaan Musda, Demer diharapkan mampu menjaga marwah dan kehormatan politik Golkar. “Jangan sampai akhirnya maaf istilah kasarnya main uang saja,” ujarnya.

Mesir perlu menekankan hal ini menyusul bumbu-bumbu politik yang menyertai isu Musda selama ini. Politisi senior Golkar itu, merasa punya tanggung jawab moril memperbaiki citra dan Marwah partai Golkar di NTB. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.