Berbagi Berita Merangkai Cerita

Kabid PK Ajak Guru di Lombok Timur Daftar Guru Penggerak

164

SELONG, DS – Lombok Timur menjadi salah satu kabupaten yang mendapat bagian sebagai pilot project dalam program Guru Penggerak oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Program yang merupakan inisiatif dari Menteri Pendidikan, Nadiem Makarim ini bertujuan menyeleksi guru-guru kreatif sebagai penggerak di profesinya.

“Lombok Timur, sebagai salah satu Kabupaten di NTB yang mendapat bagian sebagai pilot project. Kita butuhkan tenaga-tenaga guru yang kreatif, pintar, cerdas,” ucap Kepala Bidang Pembinaan Ketenagakerjaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lombok Timur, Widayat, Senin (13/07/2020).

Tidak hanya cerdas, menurutnya dibutuhkan guru-guru yang bisa menghadirkan gagasan-gagasan “gila” sebagai guru penggerak. Sehingga inovasi-inovasi yang dimunculkan dalam menggerakkan guru-guru lain, dapat didupilkasikan.

Pendaftaran program guru penggerak ini telah mulai dibuka mulai tanggal 13 Juli, dan akan berakhir pada 22 Juli mendatang. Melalui Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. “Silahkan mendaftar lewat akun SIM PKB masing-masing, mulai tanggal 13 Juli,” ujarnya.

Para guru yang berhasil lolos proses seleksi ini, akan di tempatkan di sekolah masing-masing. Sistem penggerak akan dilakukan dengan cara luring maupun daring. Sehingga, tidak mengganggu jadwal mengajar para guru tersebut.

Adapun untuk tahapan proses seleksinya akan melalui tes tertulis dan tes wawancara. Serta harus memenuhi kriteria mengajar minimal lima tahun. Namun, tidak dibatasi terhadap guru PNS semata. Guru non-PNS pun dipersilahkan untuk mendaftar sebagai guru penggerak.

“Kesempatan ini sangat ditunggu oleh semua Kabupaten. Sehingga jangan di sia-siakan. Kita sudah siapkan wadah, lobi-lobi sudah kita lakukan, tinggal teman-teman yang memanfaatkan,” ajak Widayat.

Selain berlatih sebagai pemimpin, guru penggerak juga akan diganjar dengan insentif yang tinggi. Disebutkan Widayat, insentif yang diterima guru penggerak mencapai Rp. 500 ribu perjam.

Dibutuhkan sekitar 200 orang guru yang akan direkrut sebagai guru penggerak di Lombok Timur. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.