Berbagi Berita Merangkai Cerita

JUT POROS TENGAH Perkaya Akses Transportasi Lotim-Loteng

0 22

 

 SELONG,DS-Tahun 2017 desa-desa di Lombok Timur (Lotim) utamanya bagian tengah banyak membuka jalan baru/JUT (Jalan Usaha Tani)  yang aksesnya sangat membantu warga masyarakat dalam keseharian dengan aktivitas yang beragam, baik sebagai jalur ekonomi, pendiikan maupun akses kemudahan terkait dengan bidang kesehatan.

 

Sebutlah warga masyarakat Desa Pendem Lombok Tengah (Loteng) bila ke Rarang Kecamatan Terara, tak perlu lagi jalan memutar menuju Montong Gamang Kecamatan  Kopang lalu menuju ke Rarang Kecamatan Terara dengan jarak tempuh belasan kilometer. Begitupun sebaliknya dengan warga masyarakat Desa Rarang.

 

Dengan dibukanya JUT oleh desa-desa (utamanya desa pemekaran) yang barada di bagian dalam, semakin menambah jalan alternative yang sangat membantu masyarakat.  Hal tersebut menunjukkan semakin tumbuh-berkembangnya semangat membangun keswadayaan masyarakat yang disuport dengan adanya DD dari pusat,  sebagai impelemtasi dari aplikasi  UU No.6 tahun 2014 tentang Pemerintahan Desa. Sebagaimana diakui oleh Kades Rarang Selatan, salah satu desa pemekaran Desa Rarang Kecamatan Terara.

 

“JUT ini sebenarnya sudah dibuka tahun sebelumnya, kita programkan tahun 2017 ini dengan menambah lebar dari 4 meter menjadi 7 meter, pentalutan dan pengerasan dengan sirtu (pasir-batu). JUT sepanjang 1975 meter ini menghubungkan Desa Rarang Selatan Lotim dengan Desa Pendem Loteng,” kata Maryun, Kades Rarang Selatan,  Sabtu  (3/6/17).

 

Maryun menjelaskan, JUT yang dilebarkan dan dikeraskan ini selesai dikerjakan  paling lama hingga bulan Juli 2017. Kata dia, untuk pembuatan Talut (sekaligus pelebaran) selesai jelang Ramadhan 1438 H.  Berikutnya usai Hari Raya Idul Fitri dilanjutkan dengan pengerasan  Sirtu (Pasir-Batu). Menurutnya, tahun depan diprogramkan untuk dilakukan pengaspalan setelah berkoordinasi dengan Pemda (Kabupaten dan Provinsi) dan Dinas PU.

 

“Mudah-mudahan lancar dan JUT ini kami sebut sebagai Jalan Baru Poros Tengah,” cetusnya.

 

Maryun mengapresiasi, kegiatan pembagunan dengan partisipasi aktif dan semangat keswadayaan yang tinggi dari masyarakat telah melancarkan program yang telah dicanangkan Pemdes Raranng Selatan, termasuk kelancaran  dan suksesnya pengerjaan sejumlah JUT baru yang dibuka dan JUT Poros Tengah menuju Desa Pendem Loteng ini. “Insyaallah 4 hari lagi pentalutan selesai dikerjakan,” katanya.

 

Sementara itu, Kaur Pembangunan Rarang Selatan, Sapta Wijaya, Rabu (14/6/17), menambahkan bahwa, ke depan dari Rarang lewat tengah (dalam) masyarakat langsung menuju Janapria dan lewat JUT Poros Tengah menuju Desa Pendem, dengan waktu tempuh rata-rata 15 menit.

 

“Jauh sangat berbeda sebelum infrastruktur JUT dibuka, masyarakat Desa Rarang kalau menuju ke Desa Pemdem Loteng atau sebaliknya dari Desa Pendem menuju Rarang Lotim harus menemuh jarak cukup  jauh hingga belasan km dengan waktu tempuh kurang lebih 1 jam (karena memutar),” ungkapnya.

 

Sapta menilai, selaku Kaur Pembangunan,  dengan UU No.6 tahun 2014 dan adanya DD ini serta adanya motivasi dan dukungan Bupati Lotim sangat-sangat memberikan peluang bagi desa untuk  membangun dan menata desa menuju akselerasi pembangunan berkelanjutan.

 

“Kami siap mendampingi Kades untuk terus melakukan akselerasi Pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat khususnya Rarang Selatan Kecamatan Terara dan Gumi Selaparang yang kita kita cintai dan banggakan,”  katanya bersemangat. KUSMIARDI

Leave A Reply