Berbagi Berita Merangkai Cerita

JPS Gemilang Tahap II Mulai Disalurkan, Selly Turun Gunung di Mataram

27

MATARAM, DS – Paket sembako Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II  sebagai program stimulan dampak Covid-19 di Kota Mataram, mulai disalurkan. 

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) NTB, Hj. Putu Selly Andayani turun langsung melaksanakan pengawasan dan pemantauan penyaluran JPS Gemilang tahap II di dua Kelurahan di Mataram. Yakni, Ampenan Tengah dan Ampenan Utara.

Selly menilai, proses penyaluran dengan melibatkan seluruh OPD Pemprov NTB sangat tepat. Sebab, hal itu adalah upaya Gubernur NTB memastikan agar bantuan itu tepat sasaran.

“Alhamdulillah, penyaluran JPS Gemilang tahap II sudah lebih baik. Tadi, kami pantau pihak kelurahan juga menyambutnya dengan senang dan gembira,” ujarnya dalam siaran tertulisnya yang diterima wartawan, Kamis (4/6).

Mantan Kadis Perdagangan NTB itu mengungkapkan, pada paket sembako Gemilang tahap II yang tersalurkan di Kota Mataram. Diantaranya, beras, minyak goreng, minyak cengkeh, teh kelor, susu kedelai, ikan teri dan abon ikan, semuanya dalam kondisi baik.

Hajjah Selly, menuturkan, total JPS Gemilang tahap dua ini menyasar sebanyak 125 ribu kepala keluarga sebagai program stimulan dampak Covid-19.

“Saya berharap partisipasi masyarakat untuk juga mengawasi penyalurannya. Sehingga, bantuan ini benar-benar dapat meringankan beban masyarakat yang sangat membutuhkan sembako akibat pandemi Covid-19,” kata dia.

Peluncuran paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap II sebagai program stimulan dampak Covid-19 diluncurkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah di Lombok Barat pada Sabtu (30/5) lalu.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov NTB sekaligus Koordinator Gugus Tugas Pemulihan Sosial Ekonomi Covid-19, Ridwansyah menjelaskan, pada tahap pertama JPS Gemilang ada beberapa problem seperti data penerima, proses distribusi, dan masalah produk yang disalurkan. Namun, pada tahap kedua JPS Gemilang sejumlah perbaikan telah dilakukan.

“Sekarang untuk tahap kedua sudah ada pemutakhiran data. Jumlah penerima juga bertambah dari 105 ribu kepala keluarga menjadi 125 ribu kepala keluarga,” ucapnya.

Lebih lanjut, untuk data penerima, Dinas Sosial Provinsi NTB sudah berkoordinasi dengan masing-masing kabupaten/kota. Memastikan penerima tepat sasaran dan benar-benar membutuhkan.

“Tentu saja penerima JPS Gemilang belum menerima bantuan lain baik dari pusat maupun kabupaten/kota,” tegasnya.

Mengenai bantuan yang diberikan, lanjutnya, ada perubahan beberapa item. Bila pada tahap pertama JPS Gemilang ada telur, maka pada tahap kedua berubah. Gantinya adalah ikan teri dan abon ikan. Tambahan lain adalah kopi.

“Lainnya adalah beras, minyak goreng, minyak cengkeh, teh kelor, susu kedelai,” imbuhnya.

Menurut Ridwan, sesuai arahan Gubernur NTB dan Wagub NTB, semakin banyak UMKM yang dilibatkan dari seluruh kabupaten/kota. Kuota item JPS Gemilang dibagi ke ratusan home industri.

“Distribusinya direncanakan mulai 30 Mei hingga 12 Juni,” ujarnya.

Ridwan menambahkan, NTB menjadi daerah paling awal meluncurkan JPS sebagai antisipasi dampak Virus Korona. Diakuinya pada penyaluran tahap awal begitu banyak keriuhan. Dari berbagai masukan, beragam hal diperbaiki di tahap kedua.

“Kita berterima kasih pada setiap masukan publik. Bantuan yang diberikan ini dengan niatan meringankan masyarakat terdampak Covid-19,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.