Berbagi Berita Merangkai Cerita

Johan Sorot Distribusi Benih Bawang Putih ke Petani NTB

19

FOTO. Johan Rosihan (kiri) saat meninjau pengembangan hidroponik di Sumbawa.rul

MATARAM, DS – Anggota Komisi IV DPR RI Johan Rosihan menyoroti berbagai persoalan terkait pendistribusian benih ke petani dalam rangka program pengembangan budi daya bawang putih, khususnya di Provinsi NTB.

Politisi PKS itu menilai terdapat keterlambatan distribusi benih. Padahal, petani sangat membutuhkan karena berhubungan dengan pemanfaatan momen cuaca yang aman untuk pertumbuhan bawang putih tersebut.

“Hal ini patut disayangkan karena faktor distribusi yang kurang baik telah menjadi penghambat untuk membantu petani demi optimalnya peningkatan produksi bawang putih nasional,” ujar Johan Rosihan pada wartawan, Selasa (13/7).

Politikus PKS asal Sumbawa itu mengatakan, benih bawang putih merupakan salah satu input penting dalam proses produksi tanaman. Oleh karena itu, realisasi distribusi secara tepat waktu sangat vital karena berhubungan dengan faktor cuaca dan karakter musim untuk budi daya bawang putih.

“Saya minta pemerintah segera memperbaiki fungsi berbagai saluran distribusi benih dan menciptakan sistem distrbusi benih yang lebih tepat waktu dan tepat sasaran agar petani sebagai penerima akhir dari benih tersebut dapat menerima manfaat dan menggunakan benih dari pemerintah secara optimal sebagai program peningkatan produksi bawang putih nasional,” jelas Johan.

Johan menegaskan perlu pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan distribusi benih bawang putih agar tepat waktu dan pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan lapangan.

“Jangan sampai banyak permainan yang lost control sehingga berakibat merugikan negara. Saya minta semua pihak ikut mengawasi pelaksanaan distribusi benih bawang putih ini secara baik agar cita-cita kita mewujudkan swasembada bawang putih segera tercapai dan tidak tergantung lagi dengan impor,” tandas Johan Rosihan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.