Berbagi Berita Merangkai Cerita

JKSN NTB Ingin Menangkan Jokowi-Amin dengan Cara Menyejukkan 

0 13

MATARAM, DS – Pengurus Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) di enam kabupaten/kota di NTB resmi dilantik pada Minggu (3/3), di Mataram. Ketua JKSN wilayah NTB Dr.TGH Hazmi Hamzar bersama Sekretaris JKSN NTB TGH M Subki melantik langsung para pengurus JKSN itu. Diantaranya, KetuaJKSN Kota Mataram Ahmad Baidawi, JKSN Lombok Barat dipimpin oleh Imam Kafali, JKSN KLU dipimpin oleh Miftahuddin, JKSN Lombok Tengah diketuai oleh TGH. Asrorul Haq, JKSN Lotim dipimpin oleh Zainul Muttaqin, serta JKSN KSB dipimpin oleh Ustad H.Tasyrik.

Sementara, pengurus JKSN di empat wilayah yakni, Sumbawa, Kabupaten Dompu, Bima dan Kota Bima akan dilantik dan dikukuhkan menyusul dalam waktu dekat ini.

Ketua JKSN NTB TGH. Hazmi Hamzar dalam arahannya meminta para pengurus JKSN di enam kabupaten/kota itu, dapat memenangkan pasangan nomor urut 01, yaitu Jokowi-Ma’ruf Amin di wilayahnya masing-masing.

“Tapi, tetap kampanye pemenangannya haruslah dilakukan dengan cara-cara yang santun, damai dan menyejukkan,” ujar Hazmi dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Hazmi menegaskan, agar seluruh pengurus dan simpatisan JKSN tetap solid dalam memenangkan pasangan 01 yaitu Jokowi-Ma’ruf Amin. Jangan ada perbedaan pandangan politik setelah keluar dari ruangan pelantikan.

”Jangan bawa berita abu-abu, jangan ada khilafiyah lagi. Cukup yang kemarin-kemarin ada khilafiyah, kalau sudah di dalam ruangan ini dan setelah keluar nanti tak ada lagi perbedaan pendapat politik,” tegasnya lantang.

Hazmi menjelaskan, pelaksanaan politik di NTB agar tetap dilaksanakan dengan sejuk dan membawa kedamaian. Karena itulah, ia meminta kepada Kapolda NTB agar menolak adanya orang dari luar NTB yang ingin berdakwah atau mengajak berpolitik dengan menebar kebencian.

”Tidak boleh masuk ke NTB orang-orang yang mau mengadu domba. Kita meminta melalui Kapolda jangan beri izin masuk orang yang ingin mengacaukan NTB,” kata anggota DPRD NTB dari PPP ini.

Hazmi Hamzar berharap agar JKSN tidak berhenti sampai bulan April mendatang, namun organisasi ini harus tetap hidup dan aktif sebagai wadah komunikasi antar pengurus Pondok Pesantren agar sama-sama berkembang.

“JKSN akan menjadi wadah silaturahmi antar semua Pondok Pesantren di NTB,” katanya.

Pada Maret ini, setiap pengurus JKSN tingkat kabupaten/kota akan membentuk masing-masing 1000 relawan. Sehingga di 10 kabupaten/kota akan ada sebanyak 10 ribu relawan JKSN yang siap memenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. “Jika 10 ribu relawan itu sudah terbentuk, saya akan segera lapor Presiden untuk datang ke NTB guna meresmikan 10 ribu kader JKSN di NTB,” ucap Hazmi.

Dalam kesempatan itu, Hazmi kembali menerangkan bahwa anggota JKSN adalah kiai dan santri-santri NU yang memiliki satu komitmen untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin.”Saya mau menjadi ketua JKSN jika dipisahkan NU dengan ormas lain. Bukan berarti kami ingin beda, namun kami ingin hasil kerja-kerja kami kelihatan di tingkat pusat,” pungkas Hazmi.

Selain agenda pelantikan pengurus JKSN wilayah NTB, agenda lain berupa deklarasi pemilu damai dan menolak politisasi SARA. Deklarator pemilu damai dibacakan oleh Rony Hamrony dan diikuti oleh ratusan peserta yang hadir.

Ketua JKSN Lombok Barat, Imam Kafali, S.Pd selaku ketua penyelenggara acara mengatakan, jumlah pengurus JKSN per kabupaten/kota sekitar 80 sampai 100 orang. Dengan sumber daya manusia yang besar tersebut, diharapkan akan mampu memperbanyak jumlah pengurus JKSN di wilayah NTB hingga tingkat desa/kelurahan.

“Secepatnya, kami akan membentuk pengurus JKSN sampai wilayah desa untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin,” kata Imam Kafali. fm

Leave A Reply