A place where you need to follow for what happening in world cup

Jelang Vaksinasi Lanjutan, Dandim Minta Satgas KSB Intensif Sosialisasi di Desa

22

FOTO. Suasana Rakor Penanganan, Pencegahan Covid-19 dan Pendistribusian Vaksin lanjutan di KSB yang berlangsung di rumah dinas Dandim setempat. (FOTO. RUL/DS)
 
MATARAM, DS – Dandim 1628 / Sumbawa Barat Letkol Czi Sunardi mengatakan, kelancaran program vaksinasi di wilayahnya sebagai upaya mencegah penularan virus Covid-19 menjadi tanggung jawab semua pihak.

Untuk itu, proses pengawalan vaksin Sinovaculai saat distibusi, sosialisasi hingga pelaksanaan vaksinasi menjadi tugas dan tanggung jawab semua stekholder.

“Khususnya, mereka yang tergabung dalam Satgas Covid-19 KSB,” kata Dandim dalam siaran tertulisnya usai menghadiri Rakor Penanganan, Pencegahan Covid-19 dan Pendistribusian Vaksin di KSB, Minggu (7/2).

Menurut Dandim, keberadaan Posko Covid-19 yang tersebar di semua desa di KSB harus terus   melakukan edukasi kepada masyarakat tentang gerakan 5 M dan 3T, serta sosialisasi tentang Vaksin Covid-19.

Hal ini, lantaran tantangan penanganan Covid-19 adalah masyarakat di pedesaan banyak yang tidak percaya adanya virus ini. Sehingga, penerapan prokes Covid-19 menjadi terhambat.

“Disini, saya minta Tim Gugus kabupaten harus pro aktif membantu dalam rangka bersinergi ke Posko Desa. Harapannya, upaya percepatan penanganan dengan menyadarkan masyarakat desa untuk memutus mata rantai covid-19 bisa berjalan efektif,”  tegas Dandim.

Sementara itu, perwakilan BPBD KSB, Yuliana mengaku, jika hampir masyarakat masih ketakutan terhadap proses vaksinasi tersebut.

Untuk itu, pihaknya berharap agar pendekatan persuasif melalui sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat oleh semua pihak mesti terus bersama-sama dilakukan.

“Jika kita bergerak bersama-sama, saya yakin pemahaman kepada masyarakat akan bisa tumbuh dengan baik. Jadi, berita negatif soal vaksinasi akan hilang,” ungkapnya. RUL.
 

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.

Lewat ke baris perkakas