Berbagi Berita Merangkai Cerita

Januari, Remitansi TKI NTB Rp 111 Miliar

0 12

MATARAM, DS – Pengiriman uang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) NTB dari luar negeri atau remitansi melalui Kantor Pos dan Bank Indonesia (BI) menembus angka Rp 111,9 miliar pada Januari 2017. Sementara, TKI yang bekerja di Arab Saudi masih tercatat sebagai penyumbang remitansi tertinggi mencapai Rp 17,9 miliar disusul TKI yang bekerja di dua negera. Yakni, Malaysia dan Uni Emirat Arab mencapai Rp 1,7 miliar lebih.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi NTB, Kadek Adi Madri, mengatakan, negara lainnya yang menyumbangkan remitansi setelah Arab Saudi, Malaysia dan Uni Emirat Arab. Diantaranya, Qatar Rp 402,1 juta lebih, Kuwait Rp 216,1 juta lebih, Jepang Rp 144,3 juta lebih, menyusul Hongkong Rp 75 juta lebih, Singapura Rp 65,7 juta lebih, Brunei Rp 22,3 juta lebih dari gabungan dari beberapa negara lainnya sebesar Rp 5,9 miliar lebih.

“Jika dikalkulasi, maka kiriman remitansi TKI dari Bank Indonesia angkanya mencapai sebesar Rp 28,3 miliar lebih. Sementara dari PT POS, mencapai sebesar Rp 83.5 miliar lebih. Sehingga jumlah keseluruhan mencapai Rp 111,9 miliar,” ungkap Kadek Adi Madri menjawab wartawan, Kamis (2/3).

Menurutnya, kiriman remitansi TKI dari Kantor Pos dan Perbankan kali ini dirasa cukup besar. Padahal, untuk tahun 2016 lalu, jumlah kiriman uang dari TKI mencapai Rp 1,78 triliun. “Jadi, ada peningkatan signifikan dari rata-rata tahun sebelumnya sebesar Rp 1,4 triliun,” kata Kadek.

Ia menambahkan, kiriman remitansi TKI di NTB sangat mendukung perekonomian dan pertanian NTB. Hal ini terlihat dari nilai tukar petani (NTP) cenderung rendah di bawah 100. Artinya, biaya yang dikeluarkan petani lebih besar dari hasil yang didapatkan. “Jadi, petani kita tak merasa rugi, karena ditutupi uang kiriman TKI dari keluarga. Sehingga cenderung kerugian tak dirasakan,” ujar Kadek Adi Madri. fahrul

Leave A Reply