Berbagi Berita Merangkai Cerita

Jalan Rusak di Sumbawa Bukan Kewenangan PU

0 12

MATARAM, DS – Kepala Dinas Pekerjaan Umum NTB, Ir. Wedha Magma Ardi angkat bicara perihal keluhan warga terkait kerusakan jalan nasional di wilayah Pulau Sumbawa saat ini. Menurutnya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) wilayah Bali-Nusra. Apalagi, jalur yang rusak tersebut merupakan poros utama provinsi ke Wilayah NTT.

“Prinsipnya kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan harus kita utamakan, khususnya pada arus mudik kali ini. Makanya, kami akan segera berkoordinasi dengan Balai Jalan Nasional, karena itu adalah kewenangan mereka,” ungkap Wedha Magma Ardi menjawab wartawan usai menghadiri sidang paripurna DPRD NTB, Selasa (30/5).

Ia mengatakan, hampir 100 persen jalur utama mudik di NTB dengan luasan 900 kilometer lebih masuk katagori wilayah jalan nasional. Sedangkan, dari total luasan jalur provinsi mencapai 1.448 kilometer, yang dilalui sebagai jalur mudik hanya mencapai kisaran 70 persen.

Meski demikian, Dinas PU setempat berkomitmen tidak akan tutup mata terkait rusaknya jalan nasional di wilayah Pulau Sumbawa tersebut. Apalagi, selain karena tonase kendaraan yang berlebih melintasi wilayah itu. Faktor lain kerusakan jalan juga dipicu struktur tanah di wilayah Sumbawa, mulai dari Kecamatan Alas hingga Plampang, sangat labil.

Wedha menambahkan, jika koordinasi pihaknya dengan Balai Jalan Nasional selama ini terjali baik. Itu ditunjukkan, dengan laporan kerusakan perbaikan jalan di wilayah perkotaan Mataram, langsung direspon oleh pihak mereka.

“Tapi yang di Sumbawa saya belum ada laporan kerusakannya. Yang jelas, saya pastikan segera saya akan kontak kawan-kawan disana (Balai Jalan Nasional), karena memang mereka punya alat lengkap disamping SDM yang sangat mendukung. Insya Allah, sebelum puncak mudik, jalan di Pulau Sumbawa akan diperbaiki,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Komisi IV DPRD NTB bidang Infrasturuktur, Pertambangan dan kelistrikan, HM. Wahidin HM mendesak pemprov NTB melakukan perbaikan beberapa ruas jalan di wilayah Pulau Sumbawa yang kini mengalami kerusakan dan berlobang. Pasalnya, dikhawatirkan, jika tidak disegerakan dilakukan perbaikan, maka kepadatan arus mudik antar kabupaten dan provinsi ke wilayah NTT akan terganggu.

Politisi Golkar itu mengatakan, keselamatan para pengguna transportasi darat dalam arus mudik tahun ini harus benar-benar diperhatikan. Menurutnya, dengan banyaknya anggaran yang dimiliki SKPD saat ini, maka sebaiknya pengerjaan ruas jalan itu sudah bisa dilakukan sejak sekarang.

Hal ini, kata Wahidin, agar masyarakat yang melakukan mobilisasi atau perjalanan mudik pada hari raya Idul Fitri 1438 H mendatang tidak lagi terganggu oleh aktivitas pekerja. “Jadi, kemacetan dengan adanya sistem buka tutup jalan seperti tahun-tahun sebelumnya bisa kita hindari, jika pengerjannya dimulai saat ini,” ujar Wahidin.
Sementara itu, data Dinas PU NTB menyebutkan, jika kemantapan jalan nasional di NTB yang bakal menjadi lokasi kepadatan arus mudik antar kabupaten dan provinsi ke wilayah NTT, diklaim sudah mencapai 98,74 persen atau 922,78 kilometer.

Meski demikian, akses jalan yang juga berfungsi sebagai jalur pengangkutan barang kebutuhan pangan dan logistik tersebut, justru masih ada beberapa titik yang kondisinya belum mantap saat ini. fahrul

Leave A Reply