Berbagi Berita Merangkai Cerita

Jalan Berlubang di Jerowaru, Kabid Binamarga: Saya Tidak akan Tanda Tangan Sebelum Sesuai

89

SELONG, DS – Kerusakan jalan yang berada di jalur kubur dane Jerowaru – Tutuk, Kecamatan Jerowaru, membahayakan para pengendara yang melintas di jalan tersebut. Pasalnya, terdapat lubang yang berada persis di tikungan jalan.

Lubang berdiameter sekitar 30 cm tersebut, berada persis pada jembatan yang merupakan saluran irigasi pertanian masyarakat. Dari pantauan wartawan, kondisi jembatan penopang aspal pada lubang tersebut, sudah mulai terlihat keropos.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR) Lombok Timur, Rozikin mengatakan jalan tersebut masih menjadi tanggung jawab pihak ketiga. Karena kontrak pekerjaan jalan masih berlaku hingga Juli mendatang.

“Belum penyerahan, masih kontrak  pengerjaan. Kontraknya masih sampai bulan Juli. Setelah PHO ada pemeliharaan satu tahun,” ujarnya saat ditemui di kantornya Jumat (19/06/2020).

Ia pun menegaskan, sebelum pekerjaan pihak ketiga terselesaikan dengan baik, dirinya tidak akan menandatangani serah terima pekerjaan (PHO). Yang tentunya berdampak pada tidak dikeluarkannya sisa pembayaran kontrak pekerjaan.

“Kalau tidak sesuai, saya tidak mau tanda tangan. Kalau pengawas saya dibawah mengatakan belum selesai, saya tidak mau tanda tangan,” tegasnya.

Komitmen tersebut dipegang teguh olehnya untuk menjaga kondisi jalan di Lombok Timur dapat bertahan dalam waktu yang lama. Terlebih, selama ini masyarakat di wilayah selatan Lombok Timur hidup melewati jalan yang tak layak dilalui. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.