Jaksa Tahan Tersangka Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Dana Reses DPRD Lombok Timur

Tersangka Z

Selong,DS – Penyidik Kejaksaan Negeri Lombok Timur menjebloskan tersangka Z dalam kasus penggelapan pajak dana reses DPRD Lombok Timur ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Selong.
Tersangka ditahan setelah menjalani pemeriksaan di Ruang Pidsus Kejari Lombok Timur, Rabu (07/05/2023).

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Lalu Mohammad Rasyidi, mengungkapkan tim penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka selama 20 hari dari tanggal 7 sampai 26 Juni 2023.

“Bahwa setelah pemeriksaan terhadap tersangka selesai, kemudian dilakukan Rapid Antigen terhadap tersangka oleh tim medis RSUD Soedjono dan hasilnya dinyatakan negatif Covid-19, setelah itu barulah tersangka dilakukan penahanan Rutan Selong,” terang Rasyidi.

Dalam kasus ini, papar Rasyidi, tersangka Z berperan selaku bendahara di Sekretariat DPRD Lombok Timur telah memotong pajak untuk reses anggota DPRD selama dua tahun periode 2019 – 2020 tapi pajak yang sudah dipotong itu tidak disetorkan ke kas daerah.

“Tersangka tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong dari dana reses tersebut ke Kas Daerah Kabupaten Lombok Timur akan tetapi Sebagian digunakan untuk kepentingan pribadinya sebesar Rp. 343.183.818,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Lamora itu menegaskan nilai kerugian itu sesuai dengan laporan hasil audit Insfektorat Lombok Timur nomor 740.04/03.K/IRT/2023 tanggal 17 Mei 2023.

“Atas perbuatannya, tersangka di dikenakan pasal 2 ayat (1) Jo Pasal 3 Jo Pasal 8 UU Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana di rubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman pidana maksimal 20 tahun,” katanya.lr

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.