Berbagi Berita Merangkai Cerita

Jaga Kondusivitas NTB di Pilkada 2020, Ketua DPRD Ajak Masyarakat Tak Percayai Informasi Hoaks

57

MATARAM, DS – Seluruh elemen masyarakat di Wilayah NTB, diharapkan dapat menjaga persatuan dan kesatuan. Ketua DPRD NTB Hj. Baiq Isvie Rupaedah menegaskan, menjelang Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar 9 Desember di tujuh kabupaten/kota di NTB, adanya perbedaan pilihan politik harus disikapi secara bijak sebagai bagian dari perkembangan demokrasi yang lebih matang.

“Kami imbau kepada semua masyarakat agar tidak terpengaruh atas hasutan-hasutan yang akan merongrong kebersamaan dalam perbedaan pilihan politik kita di Pilkada 2020,” ujar Isvie pada wartawan, Minggu (19/10).

Politisi Golkar itu mengaku, adanya perbedaan pandangan dan pilihan politik dalam rangka menyambut pesta demokrasi 9 Desember, sejatinya adalah hal yang wajar dan lumrah.Sebab, pada hakekatnya semua itu memiliki tujuan yang sama, yakni membawa negara Indonesia lebih maju, aman sejahtera, adil dan makmur.

“Mari kita cinta damai dengan menjaga kerukunan umat beragama. Tentunya, perbedaan piliham politik tetap dalam bingkai kebersamaan dan persatuan Indonesia dan NTB,” kata Isvie.

Ia tidak menghendaki, pelaksanaan pemilukada serentak kali ini, tercoreng dengan adanya informasi-informasi hoaks.Oleh karena itu, Isvie mendorong pada semua pihak, termasuk pemerintah daerah, mempunyai tanggung jawab moral dalam mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpancing dengan informasi palsu.

Selain itu, media juga diharapkan dapat terlibat untuk menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif dan tidak mengalami perpecahan.

“Saya juga meminta agar media sosial dan media massa, baik online maupun cetak dapat berfungsi sebagai pemberi edukasi dan informasi bagi masyarakat serta ikut menjaga kondisi bangsa agar tetap kondusif,” ucapnya.

Di samping itu, Isvie juga mengimbau agar masyarakat mampu menggunakan media sosial secara arif dan bijaksana.

“Marilah kita jaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari informasi yang menyesatkan. Sekali lagi, NKRI harga mati,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.