Berbagi Berita Merangkai Cerita

Jadi Tamu Kehormatan, HBK puji kiprah rahmat Hidayat di kancah politik NTB

53

FOTO. H. Rachmat Hidayat (empat kiri) bersama HBK dan pengurus Gerindra NTB yang baru dilantik HL. Pathul Bahri (rul)

MATARAM, DS – Kehadiran Ketua DPD PDI Perjuangan NTB, H. Rachmat Hidayat dalam kegiatan serah terima jabatan ketua dan pengurus DPD Gerindra NTB, periode 2021-2026 di Hotel Astoria, Kota Mataram, Rabu (29/12), menyiratkan tanda tanya.

Bahkan, spekulasi bermunculan. Apalagi, politisi senior di NTB itu satu-satunya ketua partai yang hadir pada kegiatan internal partai besutan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto tersebut.

Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD) DPP Partai Gerindra, H. Bambang Kristiono (HBK), membenarkan, jika dirinya hanya mengundang H. Rachmat, sebagai satu-satunya ketua partai.

“Memang hanya Pak H. Rachmat selaku ketua partai di NTB yang sengaja sendiri saya undang langsung. Ini karena, beliau adalah guru politik bagi siapapun politisi di NTB,” ujar HBK dalam sambutannya di podium acara tersebut.

Menurut HBK, sosok H. Rachmat dirasa sangat populer dan dihormati semua politisi di NTB. Oleh karena itu, kader Gerindra NTB layak meneladani kiprahnya yang konsen untuk berani bersikap berbeda dengan politisi lainnya.

Pujian yang diberikan HBK, bukan lantaran keduanya sama-sama menjadi anggota DPR RI. Namun ia juga belajar banyak atas kiprah suami Hajjah Selly tersebut dalam mengawal perpolitikan di NTB selama ini.

“Beda yang saya maksud itu, beliau (H. Rachmat) selalu memilih kritis dengan pemerintah daerah. Sikap ini perlu dilakukan kader Gerindra. Terima kasih Kak Tuan atas arahannya pada saya sebagai pendatang baru di politik NTB. Dan juga atas meluangkan waktunya, menyempatkan hadir ke acara kami,” jelas HBK.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu mendaku, antara dirinya dengan istrinya sering bersilaturahmi ke kediaman H. Rachmat di Jalan Panji Masyarakat, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram.

Hal ini, lantaran memegang partai politik itu butuh kerjasama dari semua pihak. Kendati, berbeda warna. Namun silaturahmi itu harus terus dijalankan. Mengingat, antara dirinya dan H. Rachmat, memiliki hati yang sama. Yakni, ingin nasionalisme bangsa dan NKRI, agar terus bisa ditanamkan oleh para generasi muda.

“Saya dan Kak Tuan Rachmat ini memang beda warna. Tapi hati kita, yang sama ingin menggelorakan NKRI menjadi penguat hati kita tetap terpaut. Sekali lagi, yang undang beliau hadir itu adalah saya. Dan sebuah kehormatan dan kegembiraan, bagi pengurus dan kader simpatisan Gerindra di NTB, bahwa beliau mau hadir ke acara ini,” jelas HBK.

Hal serupa juga dilontarkan mantan Ketua DPD Gerindra NTB H. Ridwan Hidayat. Menurut dia, kader PDI Perjuangan harus bangga memiliki sosok seperti H. Rachmat.

Sebabnya, kritik membangun yang selama ini digaungkannya pada siapapun pemerintah daerah yang memimpin di NTB, menunjukkan konsistensinya dalam berpolitik.

“PDI Perjuangan, harus bangga punya Pak H. Rahmat. Beliau ini adalah pejuang yang selalu kritis dengan pendapatnya pada pemerintah daerah. Tapi memang, belum afdhol jika enggak ada Ridwan Hidayat selaku penjaga pintu surga. Inilah yang membuat saya dan beliau itu serasa melengkapi antara murid dan seorang guru politik,” tandas Ridwan Hidayat berkelakar.

Terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan NTB H. Rachmat Hidayat membenarkan jika dirinya di undang khusus oleh HBK dalam kegiatan tersebut.

“Pak HBK memang mengundang saya secara khusus. Sebagai kawan dan sahabat, tentu saya wajib menyiapkan waktu untuk menghadiri undangan itu,” ucap Haji Rachmat sembari meninggalkan kerumunan wartawan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.