Berbagi Berita Merangkai Cerita

Iswandi Tak Hadiri Pelantikan Sekda

0 25

MATARAM, DS– Ketidakhadiran Penjabat Sekda NTB, H. Iswandi pada Pelantikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi NTB menuai pertanyaan publik. Padahal, seteru calon Sekda NTB lainnya, yakni H Ridwansyah bersama empat pejabat teras pemprov yang masuk nominasi lima besar calon Sekda NTB terlihat kompak hadir bersamaan dengan kepala OPD lainnya.

Sejumlah sumber terpercaya di lingkup Pemprov NTB menyebutkan jika Iswandi merasa kecewa terkait tidak dipilihnya dirinya menjadi Sekda definitif. Padahal, Iswandi merupakan salah satu pejabat teras ormas Nahdatul Wathan (NW) yang berkontribusi cukup besar terhadap pemenangan Gubernur Zulkieflimansyah dan Wagub Sitti Rohmi Djalilah pada Pilgub NTB lalu.

Menanggapi kabar tersebut, Gubernur NTB Zulkieflimansyah membantah jika mantan Pejabat Sekda NTB itu ngambul lantaran tidak terpilih sebagai Sekda definitif. “Setahu saya, pak Iswandi itu izin kepada saya sejak kemarin karena menghadiri acara di Kampus IPDN. Sekali lagi, kawan-kawan media jangan biasakan melukai perasaan pak Iswandi lah sesuai kabar yang berhembus di luaran itu,” ujar Gubernur menjawab usai melantik HL Gita Aryadi sebagai Sekda NTB, Kamis (19/12).

Menurut Zul, dirinya bersama Wagub Sitti Rohmi Djalilah menjamin manakala Iswandi menerima keputusan Presiden Joko Widodo terkait penunjukan HL Gita Aryadi sebagai Sekda terpilih NTB. Sebab, keputusan untuk menetapkan para pejabat eselon satu di lingkup Pemprov di Indonesia merupakan kewenangan dari Pemerintah Pusat.

“Sekali lagi, proses penilaian seorang Sekda Provinsi terpilih itu, mekanisme finalisasi akhirnya melalui Tim Penilai Akhir (TPA) baik dari Kemendagri maupun Sekretariat Kabinet. Nah disitu, banyak kajian dan penilaian yang dilakukan. Tugas saya hanya menyerahkan hasil Pansel pada Kemendagri, sehingga tidak ada peranan dan kewenangan apapun untuk menentukan siapa diantara tiga yang terbaik itu,” tegas Gubernur menjelaskan.

Ditugasi Gubernur
Sementara itu, mantan Sekda NTB H. Rosiady Sayuthi yang juga petinggi ormas NW mengaku ketidakhadiran Iswandi pada pelantikan Sekda lantaran ditugasi Gubernur ke Jakarta. “Setahu saya, karena kemarin saya ada di ruangan Pak Iswandi, disitu pak Iswandi bilang kalau mau ke Surabaya terlebih dahulu baru melanjutkan perjalanan ke Jakarta untuk melaksanakan tugas yang diberikan Pak Gubernur,” kata dia.

Rosiady mengatakan, apapun keputusan Presiden terkait siapa yang akan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Sekda NTB, sedari awal sudah diketahui prosesnya. Yakni, kewenangan dan hak prenogatif ada di tangan Presiden.

“Pak Iswandi paham itu, karena tugas Pak Gubernur hanya menyerahkan nama ke pusat. Proses itu berlaku di semua daerah di Indonesia, jadi, kalau saya ketidak hadiran Pak Iswandi bisa jadi karena beliau enggak dapat tiket ke Lombok. Marilah kita bersama-sama berfikir positif saja,” tandas Rosiady.

Kontestasi Berakhir
Terpisah, Sekda NTB HL Gita Aryadi mengaku, jika antara dirinya dengan Iswandi dan para pesaingnya pada kontestasi Calon Sekda NTB sudah berakhir. Kata Gita, Iswandi sudah mengucapkan selamat pada dirinya yang terpilih menjadi Sekda NTB.

“Pak Iswandi lagi ada tugas. Hand phone beliau aktif kok ke saya dan sudah mengontak saya secara langsung untuk mengucapkan selamat. Bahkan, kami sudah berbagi tugas dan peran masing-masing. Jadi, kalaupun HP beliau mati saat ini, bisa jadi karena lupa mengecash HP dalam perjalananya ke Lombok,” ujar Gita seraya menambahkan, semua birokrasi di lingkup Pemprov NTB adalah sahabat kerja terbaik. RUL.

Leave A Reply