Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 1 Okt 2022 12:18 WITA ·

Investor Malaysia Ekspor Hasil Budidaya Udang dari Sumbawa


					Silahturahmi Gubernur NTB bersama Investor Malaysia.kmf Perbesar

Silahturahmi Gubernur NTB bersama Investor Malaysia.kmf

Sumbawa adalah wilayah nomor satu penghasil udang terbesar di seluruh Indonesia. Sehingga potensi daerah ini sangat besar jika pengembangan budidaya udang dilakukan hingga tahap ekspor karena dapat membantu perekonomian daerah hingga kemajuan industrialiasi.

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, mengatakan selama rencana bisnis ini masuk akal, Pemprov NTB akan selalu terbuka untuk itu. Hal tersebut terungkap dalam kegiatan Silahturahmi bersama Investor Malaysia di Ruang Kerja Pendopo Gubernur pada Jumat (30/09).

“Saya tahu tidak mudah untuk mengakses daerah tersebut sehingga apapun yang dibutuhkan dalam pengembangan budidaya ini saya jamin untuk membantu,” tutur Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB.

Menurut Investor dari Malaysia, Mr. Steven, Sumbawa merupakan tempat yang bagus dan strategis untuk digunakan sebagai pemberdayaan ekspor udang dan tentunya akan memberikan keuntungan bagi pemerintah setempat.

“Kami sudah mengidentifikasi lokasinya. Kami punya lahan seluas 18 hektar di Sumbawa dan sebagian akan digunakan untuk tambang udang termasuk fasilitas yang akan digunakan untuk ekspor. Rencananya produksi akan kita buat dekat lahan pembibitannya jadi masih fresh,” ungkapnya.

Steven berpendapat bahwa dari hasil research bersama KKP (Kementerian Kelautan dan Perikanan) Indonesia 2 tahun lalu, produksi udang di Indonesia sangat besar tapi kualitasnya masih sangat buruk.

“Kami ingin mengatasi masalah tersebut, dari segi transportasinya, pemberian protein yang baik dan segala sesuatu yang sudah kita bahas 2 tahun yang lalu kedepannya kita bisa ekspor sampai ke singapura,” pungkasnya seraya berharap dengan rencana investasi sebesar 500 juta US Dollar diharapkan pemerintah dapat menjamin bahwa proses perencanaan ini terhindar dari adanya sabotase atau mafia dibalik petani udangnya nanti.

Pada kesempatan yang sama, Konsultan Hukum & Investor Lawyer, Mahfud, menjelaskan bahwa investor dari Malaysia ini datang untuk mengembangkan budidaya udang dari hilir ke hulu, jadi proses mulai dari pembibitan hingga di ekspornya nanti mereka yang tangani.

“untuk pembibitan udang sudah mulai berjalan tinggal ekspornya saja, kita harap selanjutnya bisa berkembang ke perikanan secara keseluruhan,” ucapnya.kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Rezeki Dampak WSBK Sampai Juga ke PKL Jalur Penyangga

14 November 2022 - 12:36 WITA

Menguntungkan, SJP Komit Perjuangkan Infrastruktur Dukung Event Internasional di NTB

13 November 2022 - 22:58 WITA

Pertumbuhan Ekonomi NTB Capai 7,10 Persen

8 November 2022 - 16:42 WITA

Mahasiswa Fakultas Ekonomi UGR Dampingi Pelaku UMKM

7 November 2022 - 16:48 WITA

Rahmat Hidayat Gelontor Bantuan Ponpes di Lotim Rp 300 Juta

4 November 2022 - 19:11 WITA

Kata Niken, Aktor Utama Pengembangan Industri Itu UMKM

31 Oktober 2022 - 20:39 WITA

Trending di Ekonomi