Investasi Lombok Timur Capai Rp 2,5 Triliun Tahun 2020

Muksin

SELONG, DS – Pencapaian investasi Lombok Timur pada tahun 2020 hingga triwulan ketiga mencapai Rp 2,5 triliun. Nilai tersebut belum termasuk kalkulasi investasi pada triwulan keempat berdasarkan data Laporan Kekayaan Penanaman Modal (LKPM).

“Triwulan ketiga Rp 2,5 triliun. Triwulan keempat kan belum laporan LKPM-nya,” jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lombok Timur, Muksin.

Muksin menyebut jumlah tersebut jauh melampaui target investasi Lombok Timur tahun 2020. Lombok Timur menargetkan investasi sebesar Rp 417 miliar pada tahun 2020 ini.

“Kalau dipresentasekan, 650 % nilai investasi yang masuk di Lombok Timur. Dari target kita Rp 417 miliar,” tuturnya.

Investasi di bidang energi kelistrikan menjadi penyumbang terbesar pertama, disusul bidang pertanian, peternakan dan perikanan, dan pertambangan. Sementara, sektor pariwisata menjadi penyumbang investasi terkecil.

“Yang besar, listrik, pertanian, peternakan dan perikanan, pertambangan, baru pariwisata, sekitar 20 %,” terangnya.

Namun Muksin memprediksi di tahun 2021, sektor pariwisata menjadi daya tarik utama investasi di Lombok Timur. Momen Moto GP lagi-lagi menjadi salah satu peluang emas yang berpeluang meningkatkan investasi di bidang pariwisata Lombok Timur.

“Kita lihat saja sekarang ini untuk bangunan hotel di selatan sudah mulai. Ada hotel yang sudah siap membangun dengan kapasitas 300 kamar. Akhir Desember ini bisa memulai,” sebutnya.

Wilayah selatan dan utara masih menjadi fokus jualan dalam menarik investor untuk menanamkan modalnya di sektor pariwisata Lombok Timur. Yaitu wilayah Kecamatan Jerowaru dan Kecamatan Sembalun.

“Kalau pariwisata itu fokus di dua saja, selatan itu Ekas dan sekitarnya. Kalau utara Geopark Rinjani, Sembalun dan Sekitarnya,” pungkasnya. Dd

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.