A place where you need to follow for what happening in world cup

INILAH FIGUR BACABUP LOBAR, PAN Sebut Petahana Belum Mengakar

0 38

MATARAM, DS – Konstestasi Pilkada Lombok Barat tahun 2018 yang kini menggeliat dengan hadirnya sejumlah bakal calon bupati dan calon wakil bupati pendatang baru dipicu kekuatan calon petahana tidak terlalu signifikan mengakar di hati rakyat.

Wakil Ketua DPW PAN NTB, M. Hadi Sulthon, mengatensi kemunculan para calon bupati yang berani tampil dan unjuk gigi mengenalkan dirinya ke publik di Gumi Patut Patuh Patju saat ini.

“PAN merespon dinamika munculnya para calon figur baru itu. Sehingga, kami welcome dan memberikan ruang pada mereka untuk maju dan mendaftar melalui DPD PAN Lobar,” ungkap Sulthon menjawab wartawan, Sabtu (1/7).

Ia merincikan sejumlah figur baru yang layak diperhitungkan menandangi petahana Fauzan Khalid. Diantaranya, Nauvar Farin Farinduan (Putra Mantan Bupati Lobar Zainy Arony), HM. Izzul Islam (Mantan Wakil Bupati Lobar), Ibnu Salim (Inspektur Inspektorat provinsi NTB), Anang Zulkarnaen (Kabid di Dinas Pemuda dan Olahraga NTB), HL. Pattimura Parhan (Anggota DPRD NTB dari PKS), TGH. Khudori Ibrahim LC (Anggota DPRD NTB dari PKB), H. Umar Said (Anggota DPRD NTB dari Golkar), H. Muamar Arafat (Anggota DPRD NTB dari Golkar), Hj. Sumiatin (Ketua DPRD Lobar dari Golkar), TGH Hasanain (Petinggi NW/Pimpinan Ponpes Nurul Haramain Narmada) dan HL. Sajim Sastrawan Angrat (Mantan Staf Ahli Gubernur NTB).

Menurutnya, semua figur itu telah banyak disebut oleh masyarakat di akar rumput di Lobar. Hal ini sesuai maping PAN bahwa ada peluang mereka melawan kandidat calon petahana. Sehingga, kondisi perpolitikan yang berjalan dinamis di Lobar tersebut terus menjadi perhatian dan lebih menarik nuansanya bila dibandingkan Pilkada serentak lainnya di NTB.

“Kami prediksi dari pemetaan PAN, paling banyak tiga pasangan calon (paslon) yang akan mengikuti proses Pilkada di Lobar kedepannya,” ujar Sulton.

Terkait topogrofi ke wilayahan. Korwil PAN Lobar dan KLU itu menyebutkan, jika kutub utara dan selatan asal masing-masing tokoh yang akan maju sebagai bakal calon bupati dan Cawabup Lobar akan sangat menentukan raihan suara mereka.

“Masih kuat, aspek pertimbangan kewilayah selatan dan utara di masyarakat Lobar. Jadi, siapapun kandidat yang mampu membuat duet itu bisa terus ditradisikan, dia akan bisa unggul dari paslon lainnya,” jelas Sulton.

Menyinggung namanya yang juga diorbitkan para kader PAN untuk tampil dalam Pilkada Lobar, Sulton tidak membantahnya. Meski demikian dirinya sangat realistis dalam mengarungi konstalasi Pilkada Lobar tersebut.

“Kalau saya sudah pegang uang cash Rp 27 miliar baru saya siap maju. Nah, jika kurang dari itu dana yang saya punya, maka ya saya pertimbangan untuk maju dalam persaingain Pilbup Lobar tersebut,” tandasnya. FAHRUL

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas