Menu

Mode Gelap

Fenomena · 11 Jun 2022 18:11 WITA ·

Ini Tentang Keampuhan ‘Senggeger’ Pulau Lombok yang Melegenda


					FOTO. Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M-16, Bambang Mei Finarwanto (kiri) saat mengunjungi sentra pembuatan Senggeger di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng).  (FOTO. RUL/DS). Perbesar

FOTO. Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M-16, Bambang Mei Finarwanto (kiri) saat mengunjungi sentra pembuatan Senggeger di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Ekspedisi M-16 bersama PDIP NTB guna menelusuri kebudayaan Sasak dan situs-situs bersejarah di Pulau Lombok, terus berlanjut. Kali ini, eksistensi ‘Senggeger Lombok’ yang merupakan budaya turun temurun diwariskan ke generasi, ditelisik kemujaraban dan keunggulanya dengan detail, Sabtu (11/6).

Bagi masyarakat Sasak di Lombok, Senggeger merupakan minyak sejenis mantra yang dapat digunakan orang untuk mencapai keinginannya.

Senggeger Lombok dibagi menjadi dua jenis. Ada senggeger aliran putih dan ada juga senggeger beraliran hitam. Jika senggeger putih sebagai mantra sengasih-asih atau agar dicintai banyak orang, senggeger hitam berfungsi sebagai pelet untuk menaklukkan hati wanita.

Seorang pembuat senggeger asal Desa Bonder, Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah, Ustad Aji mengatakan, proses pembuatan Senggeger menggunakan bahan-bahan yang sering ditemui di dapur, seperti merica, pala, lada, kelapa hijau, bunga tembakau, cengkeh, kunyit, jahe dan kayu manis.

Hanya saja, proses pengolahannya memiliki syarat-syarat. Seperti memetik kelapa memiliki syarat si pemetik harus dalam keadaan suci dan berwudhu.

“Kemudian kelapa itu harus dipetik di atas dan diturunkan tanpa menyentuh tanah,” kata Amaq Aji, Sabtu (11/6).

Nantinya, kelapa akan dijadikan santan dan santan tersebut akan diolah dengan bahan dapur. Proses pengolahan dengan membaca asma atau puji lantunan ayat-ayat Alquran.

“Selain itu dalam pengolahan minyak tidak boleh lewat perempuan yang sedang datang bulan atau menstruasi,” ujarnya.

Setelah minyak tersebut selesai dibuat, maka memiliki ritual yang disebut dengan istilah ‘mancing’, yaitu menaruh botol dalam keadaan tertutup rapat dalam tempat minyak tersebut. Jika beruntung, botol tersebut akan terisi sendiri tanpa dibuka. Namun jika tidak beruntung, maka alam semesta tidak memberikan izin orang tersebut memiliki senggeger.

Dalam proses pembuatan senggeger harus dengan waktu yang tepat. Biasanya pada malam Jumat tanggal 12 bulan maulid atau bulan syawal.

Seorang paranormal setempat, Ustad Nasir mengatakan, Senggeger memiliki banyak jenis. Ada senggeger Budi Suci yang diyakini berkhasiat memikat wanita.

Ada juga Senggeger Tojang Andos yang berfungsi agar seseorang capat melupakan kita. Senggeger tersebut berfungsi sebagai obat jika senggeger yang memikat seseorang telah selesai digunakan.

Sementara ada juga Senggeger yang beraliran hitam seperti senggeger Kecial Kuning. Senggeger tersebut juga berfungsi untuk memikat hati wanita.

“Jika ada wanita yang keras kepala dan susah didekati, maka senggeger Kecial Kuning menjadi pelet yang cukup ampuh,” ujarnya.

Selain itu ada juga senggeger Turun Tangis. Senggeger ini dari air mata duyung yang diberikan puji atau doa yang juga memiliki fungsi memikat hati wanita. Ada juga senggeger Jaran Goyang yang diyakini dapat memikat hati wanita.

Ustad Nasir mendaku, selain berfungsi memikat hati wanita, senggeger juga berfungsi untuk mengobati luka, sebagai obat santet hingga sebagai ilmu kekebalan.

“Semuanya tergantung dari niat seseorang yang akan menggunakan,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu pembuat senggeger, Irawan mengatakan, sebagian besar permintaan Senggeger didominasi untuk memikat wanita, kekebalan dan pengobatan penyakit.

“Tiga permintaan itu yang mendominasi permintaan senggeger,” katanya.

Penggunaan Senggeger untuk memikat wanita cukup mudah. Dengan cara mencampur minyak senggeger pada makanan yang mereka makan. Ada juga dengan cara mengoleskan minyak pada rokok dan menghembuskan asapnya ke arah wanita tersebut.

“Namun pantangannya setelah digunakan, jangan bertemu cewek itu beberapa hari,” kata Irawan.

Untuk pengobatan luka, cukup dengan mengoleskan membentuk lingkaran di area luka, tetapi tidak mengenai luka.

Sementara syarat lain saat seseorang memegang senggeger yaitu tidak boleh dibawa ke kamar mandi atau toilet, melewati kuburan dan membawa saat mengunjungi orang yang sedang sakit.

“Itu menjadi pantangan lain saat membawa senggeger,” ungkap Irawan.

Terpisah, Direktur Lembaga Kajian Sosial dan Politik M-16, Bambang Mei Finarwanto mengatakan, meskipun cara kerja senggeger secara metafisik, namun tetap dalam koridor syar’i.

“Contohnya senggeger aliran putih itu. Meskipun dibuat menggunakan metode metafisik, namun dalam koridor syar’i,” katanya.

Dia mengatakan, sudah sepatutnya tradisi senggeger ini diperkenalkan ke publik sebagai suatu warisan budaya.

“Ini menjadi warisan budaya Sasak, sehingga perlu diketahui publik bahwa Lombok memiliki beragam tradisi, tidak terkecuali yang berhubungan dengan klenik,” tandas Bambang. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Belum Cukup Umur, Rencana Kawin Catin Anak Berhasil Digagalkan

14 Juli 2022 - 18:33 WITA

Sosialisasi Perlindungan Anak, Kemen PPPA Nilai Perkawinan Anak di NTB Tertinggi Keempat

8 Juli 2022 - 14:20 WITA

Pembalap MXGP Samota Naik Dokar, Masyarakat Tumpah Ruah

25 Juni 2022 - 10:56 WITA

Gubernur NTB Ingatkan OPD Respon Keluhan Masyarakat di Medsos

19 Juni 2022 - 20:03 WITA

Banjir Meninting Sempat Mencemaskan namun Air Sudah Kembali Surut

19 Juni 2022 - 06:41 WITA

Plt Kadis Kominfotik NTB : Tenaga Terampil Digital Kian Dibutuhkan

15 Juni 2022 - 06:50 WITA

Trending di Fenomena