Berbagi Berita Merangkai Cerita

Implementasi JPS Lotim dalam Bentuk Uang Tunai, Menunggu Perubahan Juknis

59

SELONG, DS – Wacana pemberian Jaring Pengaman Sosial (JPS) dalam bentuk tunai di Lombok Timur, masih dalam pembahasan Pemerintah Kabupaten. Gagasan tersebut belum bisa diimplementasikan, karena harus menunggu perubahan petunjuk pelaksanaan (juklak), dan petunjuk tekhnis (juknis), terlebih dahulu.

“Dia baru bisa menjadi kebijakan yang terimplementasikan, kita rubah dulu juklak dan juknisnya. Sampai hari ini masih dalam pembahasan,” jelas Sekda Lombok Timur, H.M Juaini Taofik, saat ditemui di ruangannya Senin (06/07/2020).

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur, H. Sukiman Azmy, mengatakan akan memberikan JPS dalam bentuk uang bagi masyarakat terdampak Covid-19. Pernyataan Bupati tersebut diungkapkan, merespon pandangan fraksi DPRD Lombok Timur, untuk merubah jenis bantuan barang dalam JPS Kabupaten, menjadi berbentuk uang.

Pembahasan perubahan ini dilakukan oleh OPD-OPD terkait, yang kemudian diajukan ke Kepala Daerah. Perubahan juklak juknis tersebut, akan menyesuaikan dengan instrumen yang diberikan dalam bantuan JPS Kabupaten.

“Sampai hari ini kami belum membahas secara utuh, belum mengajukan ke pimpinan, bagaimana perubahan pedoman yang ada,” ucap Taofik.

Sementara untuk besaran anggaran dalam penyaluran JPS Kabupaten tahap III, kembali akan diajukan ke DPRD melalui APBD Perubahan 2020. Mengingat, adanya penambahan data Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Dari rencana awal kita di refokusing dan realokasi tahap III JPS, disiapkan dana untuk JPS itu Rp. 37,5 milyar. Dengan asumsi perbulan selama 3 bulan, jumlah KPM 150.000 KK. Faktanya ditahap kedua, sudah lebih,” tuturnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.