Berbagi Berita Merangkai Cerita

IKA Unram Berduka, dua Alumni Terbaik Meninggal Dunia

358

FOTO. Inilah karangan bunga dari Ketua DPRD NTB yang juga Ketua Umum PP IKA Unram Hj. Baiq Isvie Rupaeda dan almarhum Prof Husni Muadz. rul

MATARAM, DS – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Mataram (IKA-Unram) benar-benar berduka. Dua orang tokoh terbaik lulusan universitas negeri terbaik di Provinsi NTB tersebut, meninggal dunia pada Sabtu (24/7).

Keduanya, yakni Prof. Husni Muadz (dosen senior Unram) dan Zainul Aidi SP (Sekretaris DPD Demokrat NTB).

Kedua figur tersebut dikenal sebagai senior Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Mataram yang banyak malang melintang di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu, kabar duka tersebut mengagetkan banyak pihak. Ucapan duka cita banjir melalui media sosial baik Facebook hingga WhatsApp Group.

Ketua Pengurus Pusat (PP) IKA Unram, Hj. Baiq Isvie Rupaeda secara langsung berbelasungkawa atas kematian dua tokoh yang dikenal memiliki kontribusi besar terhadap dunia pendidikan tersebut.

“Innalilahi Wainna Ilaihi Rojiun, IKA Unram berduka atas meninggalnya dua figur terbaik yang selama ini berkiprah luas baik di kampus hingga di tengah-tengah masyarakat. Selamat jalan dan mari kita mendoakan agar beliau berdua diberi tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” ujar Isvie dalam siaran tertulisnya, Sabtu Malam (24/7).

Diketahui, Prof. Husni Muaadz meninggal dunia di RS Narmada Kabupaten Lombok Barat. Almarhum dikabarkan sakit sepulangnya dari mengisi materi tentang sekolah perjumpaan di salah satu Ponpes di Narmada.

“Beliau, kecapean terus tiba-tiba pingsan saat mengisi materi. Akhirnya di bawa ke RS Narmada. Dan enggak sampai satu jam di Rumah Sakit, almarhum meninggal dunia,” kata salah satu kerabat almarhum Prof Husni Muaadz dalam pesan tertulisnya di grup WhatsApp IKA Unram.

“Sekarang, almarhum sudah di rumah duka di Gria, Kecamatan Lingsar. Dan posisi beliau enggak kena Covid-19,” sambung Malik.

Sementara, almarhum Zainul Aidi meninggal dunia di RSUD Kota Yogyakarta. Saat itu, ia mengantar anaknya tes Akmil dan putranya yang hendak tes masuk kuliah di UMY. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.