Berbagi Berita Merangkai Cerita

Idul Fitri, Gubernur Sambut Bupati Lotim

0 14

MATARAM, DS – Gubernur NTB TGH Zainul Majdi menyambut kehadiran Bupati Lotim di kediamannya Pancor seragkaian silaturrahmi Idul Fitri, Senin (26/6). Bupati Lotim didampingi Sekda Rphman Farly.

Silaturrahmi berlangsung akrab seytelah sebelumnya mereka melakukan di kediaman dan pendopo masing-masing.

Namun, silaturahmi tersebut menimbulkan multi tafsir ketika Bupati Lombok Timur melakukannya secara marathon ke kediaman pribadi Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi di Gelang, Pancor dan dilanjutkan menemui ribuan jamaah Nahdatul Wathan (NW) di Dusun Pao’ Lombok, desa Tebaban, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur pada Senin (26/6) lalu.

Sontak, langkah kuda bupati kontroversial ini menuai pro dan kontra. Bagi yang kontra, langkah Ali BD dinilai sebagai manufer politik untuk tujuan strategis, yakni Pilkada Gubernur 2018 semata.Sebaliknya bagi yang sejalan, menilai langkah Ali BD sebagai cikal bakal rujuk daerah.

“Silaturahmi hendaknya kita lakukan tanpa batas dan jarak. Dinul Islam mengajarkan hal tersebut,” ungkap Ali BD dalam pesan siangkatnya, Rabu (28/6).

Ali yang saat bertemu TGB didampingi Sekda Lotim H Rohman Farly mengaku, jika pertemuannya berlangsung akrab dan berjalan penuh kehangatan. Sayangnya, ia enggan merincikan detail pembicaraanya bersama orang nomor satu di NTB tersebut.

“Kita banyak dialog dan berdiskusi sambil ketawa-tawa saja,” kata Ali seraya tak lupa mengucapkan ucapan Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bathin kepada seluruh warga NTB.

Sementara itu, pertemuan dua orang tokoh yang memiliki pengaruh besar terhadap perpolitikan di NTB ini, justru mendapat respon positif dari sejumlah nitizen, mulai facebook, twitter hingga instagram hingga kini. Sebab, diketahui kedua figur yang acap kali bersebrangan tersebut bakal menurunkan tensi perpolitik. Apalagi, jelang Pilkada tahun 2018.

“Semoga pertemuan keduanya bagian dari rekonsiliasi politik di atas meja makan. Memang pertemuannya bisa dibilang biasa saja, tapi memiliki magnet pengaruh yang luar biasa bagi publik NTB, khususnya bagi simpatisan dan loyalis kedua belah pihak,” ungkap Lalu Tajir Syahroni, salah satu timses Ali BD dalam tulisannya melalui akun facebooknya, Rabu (28/6).

Pentolan LSM Loteng itu mengatakan, jika kedua tokoh itu, dinilainya sangat memahami keadaan dan bijak merespon keadaan. Tindakan mereka memberikan pembelajaran kepada generasi mendatang agar berpolitik bisa dipisahkan antara urusan personal, kekeluargaan, dan kepentingan publik.

“Bagi saya, kedua tokoh politik hebat itu sangat memahami batasan ketika berinteraksi,” kata Tajir.

Menurutnya, meski Gubernur NTB menyiratkan akan mendukung kakaknya Hj. Siti Rohmi Djalilah dalam Pilgub 2018, namun sikap arifnya yang rela menerima kedatangan silaturahmi Bupati Lotim yang bakal menjadi pesaingnya, jelas akan bisa menurunkan tensi di lapangan yang berseteru antar masing-masing pendukung agar sedikit menurun.

“Sangat penting adalah keduanya menyadari bahwa Pilkada itu adalah pestanya rakyat. Jika perbedaan pilihan itu adalah hal yang biasa, tapi keutuhan Lotim juga kondusfitas NTB harus terus dipertahankan dan digelorakan oleh semua pihak, khususnya para bakal calon gubernur,” ujar Tajir. fahrul

Leave A Reply