HUT ke 10, BPVP Lombok Timur Santuni Warga Tidak Mampu

SELONG,DS- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 10, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Lombok Timur menggelar berbagai kegiatan. Salah satunya pemberian santunan berupa bantuan paket sembako ke masyarakat terutama warga tidak mampu yang berada di sekitaran BPVP Lotim Kamis (28/3).

” Ada 50 paket sembako yang kita bagikan ke masyarakat. Ini adalah momentum untuk berbagai rizki ” kata Kepala BPVP Lotim Very Fahrudin

Di usia yang ke 10 tahun terang dia keberadaan BPVP ini tidak hanya sekedar sebagai tempat untuk pelatihan namun juga bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.Ulang tahun ini juga merupakan momentum untuk melalukan evaluasi terhadap berbagai program yang selama ini telah berjalan.

“‘Berbagai program tersebut memang sudah berjalan tapi masih belum maksimal” ujarnya.

Very menyebutkan, BPVP memiliki sembilan program lompatan dari Kementerian Ketenagakerjaan dan Transimigrasi (Kemenakertrans). Dari hasil evaluasi memang masih ada sejumlah kekurangan dari transformasi yang telah dilakukan. Salah satunya berkaitan dengan integrasi antara program pelatihan, sertifikasi, penempatan termasuk juga perluasan kesempatan kerja.

” Ini tentunya menjadi PR kita untuk segera diselesaikan. Kita akan mengupayakan bagaimana peserta keluar negeri bisa terintegrasi, disertifikasi dan ditempatkan bekerja baik itu di industri maupun bisa bekerja secara mandiri sesuai dengan skill yang dimiliki ” harap Very.

Dalam upaya mengintergrasi berbagai program imbuh Very juga telah disiapkan berbagai sistim. Namun sistim tersebut saat ini juga masih sedang terus dikembangkan. Berbagai kendala yang ada sekarang saat ini ungkapnya bukan hanya menjadi pekerjaan BPVP Lotim , namun berlaku secara nasional.

” Terutama berkaitan dengan penempatan kerja. Kita memang telah menjalin mitra yang cukup banyak, tapi belum semuanya bisa menampung para siswa yang telah melalukan pelatihan di BPVP ” ujarnya

Dalam setahun, kata Very penempatan kerja lulusan BPVP di setiap program pelatihan itu sampai 50 persen. Bahkan ada juga sampai 100 persen terutama program pelatihan yang telah menjalin kerjasama dengan usaha industri” Kita telah berusaha menjalin kerjasama dengan sejumlah usaha industri, termasuk juga dengan instansi dibawah kementerian maupun asosiasi “imbuhnya.li

Facebook Comments Box

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.