Kamis , 2 April 2020
Home / Hukum / Pencuri Mesin Perahu Asal Loteng Dibekuk Polres Lotim
Dua pelaku curat yang dibekuk aparat kepolisian Polres Lotim

Pencuri Mesin Perahu Asal Loteng Dibekuk Polres Lotim

SELONG,DS- Dua orang pelaku Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curat) berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Lotim. Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan Polisi Nomer: LP/122/XI/Yan.2.5/2019/NTB/Res. Lotim/Sek, Tanggal 21 November 2019.

Kedua pelaku yakni JUM (44 th) merupakan warga Desa Kidang, Kecamatan Praya Timur, dan HIR (21) warga Desa Mertak, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah. Keduanya ditangkap di kediamannya masing-masing pada Jumat pagi.

“Pada Hari Jumat, tanggal 21 Februari 2020, sekitar pukul 06.00 WITA. Tim Operasi JARAN telah berhasil menangkap dua orang yang merupakan pelaku Curat,” tutur Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, Sabtu (22/02/2020).

Adapun kedua pelaku melakukan aksinya pada bulan November 2019 lalu. Dengan modus mendatangi TKP yakni di Dusun Ekas, Desa Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru. Setelah menentukan perahu sebagai target, pelaku kemudian memotong tali pengikat mesin perahu dengan menggunakan parang.

“Tanggal 21 November 2019, sekitar jam 21.10 WITA, para pelaku mendatangi sampan milik korban. Setiba di TKP, kedua pelaku langsung melakukan aksinya dengan cara memotong tali pengikat mesin perahu menggunakan sebilah parang,” jelas Yogi.

Akibat tindakan para pelaku tersebut, Ismail selaku korban, mengalami kerugian sebesar Rp 18 juta. Ismail pun langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jerowaru.

Pengungkapan ini juga tidak terlepas dari pengembangan terhadap pelaku kasus serupa, yang telah lebih dulu tertangkap oleh petugas.

“Berawal dari pengungkapan sebelumnya. Kemudian tim melakukan pengembangan, tentang pelaku yang kerap melakukan aksi serupa,” pungkas Yogi. “Pelaku mengaku pernah melakukan aksi serupa sebelumnya dengan modus yang sama,” lanjutnya.

Bersama kedua pelaku, petugas juga berhasil mengamankan 2 unit mesin perahu milik korban dan sebuah pisau yang digunakan pelaku dalam melancarkan aksinya.

Akibat perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP, dan terancam kurungan maksimal 5 tahun. Dd

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Gubernur Larang Warga NTB Asal Daerah Terpapar Corona Pulang Kampung

MATARAM, DS – Gubernur NTB Zulkieflimansyah akhirnya mengeluarkan maklumat terkait keberadaan warga asal NTB yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: