Rabu , 22 Januari 2020
Home / Hukum / Minta Jatah Fee, Kadis Pariwisata Lobar Kena OTT

Minta Jatah Fee, Kadis Pariwisata Lobar Kena OTT

MATARAM, DS – Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Lombok Barat, IJ, terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram yang dilakukan pada Selasa (12/11). Ispan terjaring OTT di Kota Mataram. Dilaporkan, Ispan masih menjalani pemeriksaan di Kantor Kejari Mataram.

Kepala Kejari Mataram, Yusuf, mengatakan pelaku yang saat ini berstatus saksi diduga meminta jatah proyek lima persen dari kontraktor yang mengerjakan proyek fisik pariwisata Lombok Barat.

“Proyek fisik untuk pengembangan pariwisata Lombok Barat,” ujarnya menjawab wartawan.

Yusuf mengatakan pelaku meminta jatah proyek 10 persen dari kontraktor, namun karena tidak sanggup membayar, akhirnya disepakati lima persen.

“Kami dapat informasi masyarakat bahwa salah satu kepala dinas minta fee proyek. Tadinya mereka minta 10 persen, turun 8 persen, turun tujuh persen hingga 5 persen,” jelasnya.

Pelaku enggan menandatangani termin atau pembayaran jika kontraktor tersebut enggan membayar jatah, padahal proyek fisik pariwisata sedang dalam pekerjaan.

“Karena yang bersangkutan enggak mau tandatangan termin,” katanya.

Yusuf tidak menjelaskan secara detail proyek yang dimaksud. Namun dia mengatakan nilai proyek sebesar Rp 1,5 miliar.

“Kontraktor sudah menyanggupi lima persen dari nilai proyek 1,5 miliar,” ucapnya.

Sementara saat diamankan, ditemukan uang tunai Rp 95.850.000 dari tas ransel hitam milik pelaku. Hingga kini pelaku masih menjalani pemeriksaan.

“Status masih saksi. Hari ini kita periksa 24 jam apabila ada perkembangan kita lanjutkan,” tandas Yusuf. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Soal Pengadaan Mobnas 4 Pimpinan DPRD NTB, Muzihir : Banyak Anggota Baru Tak Paham Tatib DPRD

MATARAM, DS – Polemik rencana pembelian empat mobil dinas untuk pimpinan DPRD NTB senilai Rp …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: