Senin , 14 Oktober 2019
Home / Hukum / Kolaborasi Ribuan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru
Wagub NTB hadir pada Apel Pasukan Operasi Lilin Gatarin 2017 dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018

Kolaborasi Ribuan Aparat Amankan Natal dan Tahun Baru

MATARAM,DS-Berbagai komponen masyarakat yang berkolaborasi dengan puluhan ribu aparat keamanan di seluruh Indonesia siap mengamankan pelaksanaan Natal 2017 dan liburan tahun baru 2018 mendatang.

Sekitar 60.177 anggota masayarakat dan instansi terkait, ditambah 90.057 personil Polri dan 20.070 personil TNI — sehingga berjumlah 170.304 personil — akan bekerja sama mengamankan seluruh kegiatan masyarakat yang berkaitan dengan Natal dan tahun baru. Hal itu terungkap saat ratusan petugas gabungan dari berbagai institusi menggelar Apel Pasukan Operasi Lilin Gatarin 2017 dalam rangka pengamanan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018, Kamis (21/12/17). Apel yang dihadiri Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, SH., M. Si tersebut berlangsung  di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, yang dipimpin Kapolda NTB, Brigjen Pol. Drs. Firli, M. Si.

Apel digelar untuk mengecek dan melihat langsung persiapan akhir seluruh personil yang akan bertugas mengamankan pelaksanaan liburan natal dan tahun baru. Sehingga, masyarakat yang hendak melaksanakan kegiatan untuk mengisi hari natal dan libur tahun baru mendapat jaminan keamanan serta situasai di lingkungan masyarakat berlangsung kondusif, aman, dan nyaman. Apalagi, perayaan natal dan pergantian tahun baru kali ini berlangsung bersamaan dengan libur sekolah yang juga merupakan waktu yang sangat dinantikan seluruh masyarakat di penjuru dunia dengan penuh kebahagiaan dan suka cita. “Ini menjadi tugas kita semua sebagai aparat keamanan untuk memenuhinya,” ungkap Kapolda NTB saat membacakan sambutan Kapolri Tito Karnavian.

Kapolri menjelaskan bahwa ratusan ribu personil keamanan tersebut akan ditempatkan pada rumah-rumah ibadah, jalan-jalan lintasan arus mudik dan arus balik, objek wisata, pusat perbelanjaan, serta fasilitas transportasi yang akan digunakan seperti terminal bis, stasiun kereta api, pelabuhan dan bandara. Di tempat-tempat tersebut telah dibangun 1.609 pos pengamanan 643 pos pelayanan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Tolok ukur keberhasilan operasi lilin 2017 ini ditandai dengan terwujudnya kemanan kenyamanan dan ketertiban lalu lintas, menurunnya angka kejahatan, tersedianya kebutuhan dan stabilitas harga bahan pokok dan tertanggulangannya bencana alam.

Selain itu, Kapolri juga mengingatkan munculnya potensi tantangan, hambatan dan gangguan bahkan ancaman yang perlu diantisipasi. Seperti potensi serangan teror, kemacetan lalu lintas, bencana alam, ketersediaan dan kestabilan stabilitas harga bahan pokok, serta potensi konflik di tengah-tengah masyarakat seperti halnya aksi sweeping oleh masyarakat tertentu. Karena itu, tegasnya, diperlukan langkah-langkah antisipatif seperti meningkatkan kerjasama dan koordinasi antar lembaga yang meliputi Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, Kementerian PU, Kementerian Kesehatan, Pertamina, dan Jasa Marga. Hal ini dilakukan tiada lain untuk menjamin kelancaran arus mudik dan arus balik.

Sedangkan untuk menjamin ketersediaan dan kestabilan harga bahan pokok Polri bersama Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, BPOM, KPPU, dan Bulog telah melakukan langkah-langkah preventif secara sinergis guna mencegah terjadinya permasalahan dalam pemenuhan kebutuhan pokok. Upaya tersebut akan dilakukan sepanjang operasi lilin 2017 berlangsung. Operasi lilin dilakukan terhitung mulai tanggal 23 desember 2017 hingga 1 januari 2018.hm

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

BKD NTB Sebut Tak Ada Aturan Dilanggar Soal Penjabat Sekda Lantik Pejabat Sama Golongan

MATARAM, DS – Mutasi ketujuh yang dilakukan Gubernur Zulkieflimansyah pada sekitar 233 orang pejabat eselon …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: