Jumat , 19 Juli 2019
Home / Hukum / Aparat TNI-KPH Amankan 60 Batang Kayu Sonokling di Hutan Lindung Sumbawa
Personil Kodim 1607 Sumbawa bersama KPH Puncak Ngengas saat berhasil mengamankan puluhan kayu jenis Sonokling yang diduga hasil pembalakan liar

Aparat TNI-KPH Amankan 60 Batang Kayu Sonokling di Hutan Lindung Sumbawa

MATARAM, DS – Puluhan batang kayu balok diduga hasil pembalakan liar dari wilayah hutan lindung di Desa Kerekeh, Kabupaten Sumbawa, berhasil diamankan tim operasi gabungan dari aparat TNI dan KPH Puncak Ngengas.

“Jenis kayu yang diamankan oleh personil Komando Distrik Militer (Kodim) 1607/Sumbawa bersama petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Puncak Ngengas adalah jenis kayu Sonokling yang diduga hasil illegal logging,” ujar Kasi Inteldim 1607/Sumbawa Letnan Satu Chb Wahyu Amri dalam siaran tertulisnya yang diterima wartawan, Sabtu (4/5)

Ia menyatakan, puluhan kayu balok yang diamankan dengan beragam ukuran tersebut ditemukan oleh tim operasional gabungan tersembunyi dibalik semak belukar dan juga saluran irigasi di Dusun Selang, Desa Kerekeh. “Setelah kita hitung, jumlah balokan kayunya mencapai 60 batang,” kata Wahyu.

Dengan memanfaatkan kendaraan dinas (randis) berupa truk milik KPH Puncak Ngengas, petugas langsung mengangkut puluhan kayu balok tersebut ke Markas Kodim 1607/Sumbawa.”Sekarang semuanya sudah diamankan di mako dan untuk selanjutnya kita menunggu proses penyelidikan dari BKSDA NTB,” ucapnya.

Mengetahui aksi pengamanan kayu dari dalam kawasan hutan lindung tersebut,
Komandan Kodim 1607/Sumbawa, Letnan Kol Inf Samsul Huda, memberikan apresiasi kepada tim operasional gabungan.

Dalam kesempatan itu Samsul Huda juga turut mengingatkan masyarakat bahwa hutan adalah sumber kehidupan yang sudah sepatutnya dijaga dan dipelihara kelestariannya.

Ia menjelaskan, saat ini kondisi hutan di wilayah Sumbawa sudah sangat memprihatinkan. Penyebab banjir dan juga meningkatnya pengaruh pemanasan global diakibatkan semakin berkurangnya volume pohon tegakan di dalam kawasan hutan. Karena itu, butuh kepedulian bersama untuk menjaga dan melestarikannya.

“Jadi mari kita jaga dan selamatkan hutan dan lingkungan kita, untuk anak cucu kita ke depan,” jelas Samsul seraya mengimbau pada masyarakat, apabila menemukan atau pun mengetahui adanya kegiatan pembalakan liar, agar tidak segan melaporkan kepada aparat. RUL.

Tentang Duta Selaparang Redaksi DS

Baca Juga

Polisi Sterilkan Lokasi Jatuhnya Helikopter di Persawahan Pujut

LOTENG, DS – Lokasi jatuhnya helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air yang membawa tiga penumpang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: