Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hujan Lebat di Mataram,12 Pohon Tumbang Timpa Dua Mobil

58

FOTO. Inilah satu dari dua mobil yang rusak tertimpa pohon besar di kawasan Jalan Sriwijaya Kota Mataram akibat hujan lebat pada sore hingga malam, kemarin. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Sejumlah pohon di ruas jalan protokoler di Kota Mataram tumbang pada Minggu (15/11) sore. Intensitas hujan tinggi disertai angin kencang yanh melanda wilayah Kota Mataram dan sebagian Lombok Barat menjadi pemicunya.

Akibatnya, satu batang pohon berukuran besar di Jalan Sriwijaya, tumbang dan menimpa mobil yang tengah melintas. Mobil minibus warna putih ringsek di bagian depan dan atapnya.

“Penumpangnya tidak apa-apa,” kata Iskandar pada wartawan, petang kemarin.

Selain di Jalan Sriwijaya, pohon tumbang dan patah terlihat di Pagesangan dan di Jalan dr Soedjono lingkar selatan serta di sejumlah wilayah lainnya.

Hujan dan angin kencang juga merusak atap rumah warga di sejumlah tempat. Di Pesongoran, atap rumah milik seorang warga setempat diterbangkan angin kencang.

Pantauan wartawan hingga Minggu (15/11) malam telah ada sebanyak 12 pohon tumbang di sepanjang Jalan Sriwjaya. Bahkan, dua mobil dan satu sepeda motor rusak parah karena tertimpa pohon.

Dilaporkan ada tujuh orang yang terjebak dalam tragedi pohon tumbang tersebut. Beruntung mereka dalam kondisi selamat.

Terpisah, Lurah Mataram Timur, Rahmawati yang melihat lokasi kejadian meminta bantuan dari dinas terkait. Dia berharap agar kasus serupa tidak terulang kembali dan memakan korban jiwa.

Petugas dari Dinas Pertamanan dan Kimpraswil Kota Mataram pun langsung diterjunkan ke lokasi untuk evakuasi sejumlah pohon tumbang dan kendaraan yang tertimpa pohon.

“Ini biasanya enggak sampai tumbang. Ini ada 12 pohon tumbang sampai timpa dua mobil sama motor itu satu,” ujar Rahmawati.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Semuanya selamat,” katanya.

Intensitas hujan di sejumlah wilayah di NTB dalam beberapa hari belakangan ini meningkat.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi hujan sedang dan lebat yang dapat disertai angin kencang serta kilat atau petir diperkirakan mengguyur sebagian besar wilayah NTB dalam beberapa hari kedepan.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk waspada berhati-hati terhadap dampak bencana yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, genangan air maupun pohon tumbang.

Selain itu, BMKG juga mengingatkan para pengguna dan operator jasa transportasi laut, nelayan, wisata bahari dan masyarakat yang beraktivitas di wilayah pesisir NTB agar mewaspadai gelombang tinggi

“Gelombang di perairan NTB akan bisa mencapai lebih dari 2 meter. Yakni, di Selat Lombok bagian selatan, Selat Alas bagian selatan, Samudera Hindia selatan NTB dan Selat Sape bagian selatan,” ungkap Kepala Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid melalui prakirawan I Gusti Agung Angga dalam siaran tertulisnya, Minggu (15/11) malam. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.