Menu

Mode Gelap

Lingkungan Hidup · 6 Des 2021 18:30 WITA ·

Hujan Intesitas Tinggi, Batulayar dan Gunungsari Banjir Hingga Dua Meter, Warga Terjebak


					Hujan Intesitas Tinggi, Batulayar dan Gunungsari Banjir Hingga Dua Meter, Warga Terjebak Perbesar

FOTO. Aparat gabungan dari BPBD NTB tengah melakukan evakuasi pada warga perumahan Bhayangkara di Ranjok, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS- hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Kabupaten Lombok Barat sejak Minggu Malam (5/12) dan Senin (6/12), mengakibatkan sejumlah desa di dua kecamatan Gunungsari dan Batulayar terendam banjir setinggi dua meter.

Bahkan, warga di tiga desa di Kecamatan Gunungsari seperti Kekait, Ranjok dan Sesela, sempat terjebak di atap rumah mereka.

“Masih ada (warga terjebak). Masih kita tunggu tim sekarang,” ujar Kabid Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) NTB, Gani pada wartawan yang dikonfirmasi melalui telpon selulernya, Senin (6/12).

Tim gabungan terdiri dari BPBD NTB, Tim SAR dan BPBD Kota Mataram, membagi dua kelompok untuk mengevakuasi warga menggunakan perahu.

“Banyak titik sedang kita tangani. Kita fokus penyelamatan dulu dengan dua tim evakuasi menggunakan perahu,” ujar Gani.

Menurut dia, untuk Desa Kekait dan Ranjok terdampak banjir paling ekstrem. Banyak warga berlindung di atap rumah mereka. Sementara kondisi bukit di Desa Kekait mulai longsor.

“Paling ekstrem dua titik di Kekait dan Ranjok. Dua tim (evakuasi) dengan perahu semua,” ucap Gani.

Terpisah, Kepala Pelaksana BPBD NTB, Sahdan membenarkan sebagian wilayah Kecamatan Gunungsari dan Batulayar dikepung banjir pada Senin (6/12) pagi hingga pukul 15.30 WITA.

“Memang, jeritan minta tolong untuk dievakuasi terdengar di mana-mana. Ini yang menyebabkan kamj menerjunkan pasukan melakukan evakuasi. Termasuk, sopir pak Gubernur juga,” kata dia.

Selain itu, jeritan minta dievakuasi juga terdengar di Pondok Pesantren Nabi’ Nubu’ Desa Kekait. Dari video yang beredar, Ponpes tersebut telah mengevakuasi para santri.

Ponpes tersebut berada di dekat lembah. Sementara bukit di belakang Ponpes dikabarkan mulai longsor.

Ada juga warga yang masih terjebak di BTN Pondok Indah Desa Sesela. Beberapa warga meminta tolong Tim SAR untuk mengevakuasi mereka dari atap rumah. Karena kondisi banjir sudah semakin tinggi.

“Informasi itu sudah masuk ke kami. Tim ABK Rescue boat 220 meter sedang menuju ke sana,” kata Humas Kantor SAR Mataram, I Gusti Lanang dikonfirmasi terpisah.

Warga dari Perumahan Bhayangkara di Desa Ranjok, Gunung Sari juga telah mulai mengungsi. Khusus warga blok r yang terdampak banjir akibat dekat dengan sungai, telah mengungsi ke blok lainnya.

Sementara, jalur Pusuk Gunung Sari tergenang banjir. Banyak kendaraan warga mengalami kerusakan mesin akibat genangan air yang tinggi masuk ke karburator.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi pada warga terdampak banjir di Kecamatan Gunungsari, dan Batulayar masih dilakukan aparat terkait. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Selamatkan Lingkungan Dimulai dari Rumah

8 Juni 2022 - 17:56 WITA

Sambut Hari Lingkungan Hidup, Bandara Lombok Gandeng Pemprov Bersih-bersih

4 Juni 2022 - 18:07 WITA

Cegah Abrasi Laut Sambelia, 10.000 Bibit Mangrove di Gili Petagan Mulai Berkembang

25 Mei 2022 - 17:55 WITA

Kebakaran di Nitu Kota Bima, Pemprov Gerak Cepat

14 Mei 2022 - 06:58 WITA

Jaga Kualitas Udara, ULPLTD Paokmotong Galakkan Budidaya Tanaman Hidroponik

10 Mei 2022 - 16:51 WITA

Wagub NTB Apresiasi Penghijauan INTI – JMSI – PINTI, dan DLHK

16 Maret 2022 - 17:22 WITA

Trending di Lingkungan Hidup