Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hj.Selly : Kemandirian Perempuan Harus Ditingkatkan

0 9

MATARAM, DS – Pemberdayaan perempuan dalam menekan angka kemiskinan harus terus terus dilakukan secara masive mengingat kegiatan memberdayakan perempuan akan bisa menciptakan ketangguhan ekonomi.

Kepala Dinas Perdagangan NTB Hj. Putu Selly Andayani mengatakan, hanya dengan program memberdayakan perempuan dapat mandiri secara ekonomi. Dengan demikian segala persoalan perempuan di NTB akan bisa diselesaikan.

Hal itu disampaikan Hj. Selly saat menjadi pembicara pada Peringatan Hari Ibu tahun 2019 bertajuk ‘Perempuan Berdaya Indonesia Maju’ yang diselenggarakan Srikandi Demokrasi Indonesia NTB di salah satu rumah makan di Tanjung Karang, Kota Mataram, Minggu (22/12).

“Jika kita fokus untuk mengatasi persoalan perempuan, maka kuncinya kemandirian mereka secara ekonomi harus ditingkatkan,” ujarnya.

Menurutnya, agar perempuan di NTB tidak lagi hanya menjadi pendamping suami namun juga sebagai penopang ekonomi keluarga maka peran pemerintah daerah sangat penting melalui program nyata yang berpihak pada perempuan agar mulai ditingkatkan.

“Perempuan tidak hanya jadi ibu rumah tangga, tinggal di rumah, tapi juga diberikan kesempatan untuk menjadi penopang ekonomi keluarga,” tegasnya.

Meski demikian, kata Selly, perempuan atau seorang ibu yang mandiri bukan berarti dapat melakukan segala hal tanpa mempedulikan pendapat suami. Karena, partisipasi suami dalam urusan pengelolaan rumah tangga juga sangat penting.

“Itu yang kita harapkan, saya yakin apa yang kita harapkan ke depan tidak hanya memberdayakan perempuan tetapi bagaimana menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak. Sehingga, sosialisasi yang saat ini dilakukan untuk menekan angka kasus ini harus masive dilakukan dengan melibatkan seluruh stake holder terkait lainnnya,” jelasnya.

Pada perempuan yang hadir pada diskusi itu, Selly mengajak meningkatkan kemandirian sikap, yakni memiliki kemampuan untuk memilih sikap terhadap berbagai persoalan hidup agar dapat menjadi rekan yang setara dengan laki-laki.

“Perempuan harus bisa menjalin kemitraan yang setara dengan laki-laki, misalnya suami, untuk menyampaikan pendapat, opsi dan solusi,” kata dia.

Kemandirian sikap, ujar Selly, juga harus didampingi dengan kemandirian intelektual yang mendorong perempuan bertindak dengan memanfaatkan intelektualitasnya agar tindakannya dihargai dan keberadaannya diakui.

Selanjutnya, kemandirian ekonomi dengan meningkatkan kreativitas dan kemampuan untuk lebih produktif akan bisa terwujud. “Perempuan dapat melakukan berbagai kegiatan ekonomi yang bertujuan menambah penghasilan dan pendapatan baik bagi dirinya sendiri ataupun keluarganya,” ucapnya seraya menambahkan 70 persen pelaku usaha mikro dan kecil yang mendukung perekonomian NTB adalah perempuan.

Dengan strategi tersebut, tutur dia, diharapkan akses permodalan dan akses informasi lebih terbuka untuk perempuan. “Makanya di Disdag NTB itu ada program bantuan permodalan untuk kalangan perempuan. Ini kami lakukan agar kiprah perempuan akan makin besar dengan kemandirian, sehingga akan bisa menopang ekonomi keluarga kedepannya,” tandas Selly Andayani. RUL.

Leave A Reply