Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hindari Permainan dalam Pengerjaan RTG, Bupati Lotim Rekrut Fasilitator Baru

181

SELONG, DS – Bupati Lombok Timur, H.M Sukiman Azmy, mengatakan tidak memperpanjang kontrak fasilitator dalam pekerjaan Rumah Tahan Gempa (RTG). Dikarenakan para fasilitator tersebut terindikasi mempermainkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa Lombok Timur.

Sebanyak 163 fasilitator lama telah diketahui rekam jejaknya dalam pengerjaan RTG. Sehingga keputusan mengangkat fasilitator baru diambil, demi menyelesaikan permasahan RTG yang tak kunjung selesai hingga saat ini.

“163 fasilitator yang lama, saya tahu kinerjanya sampai apa, yang bermain seperti apa. Semua bermain. Fasilitator bermain, Kades bermain, BPBD bermain, Tim bermain. Semua bermain, mengambil untung dari situ,” ujar Sukiman.

Dijelaskannya lebih lanjut, Pemerintah Provinsi mengangkat 163 fasilitator, yang seluruhya berlatar belakang masyarakat sipil. Dan dalam setiap tim fasilitator sosial mendominasi. Sementara, fasilitator tekhnik hanya dua orang.

“Yang kemarin itu satu Kecamatan, 10 sosial. Hanya dua tekhnik. Bagaimana bisa bekerja. Sekarang kita minta satu orang tekhnik, satu orang sosial supaya berimbang pekerjaannya,” pungkasnya.

Nantinya, dalam Tim RTG tersebut akan didominasi oleh anggota TNI, dan ASN. Sisanya baru berasal dari fasilitator sipil. Namun bagi fasilitator lama, yang memiliki rekam jejak kinerja yang baik akan tetap dipertahankan.

“Itupun persyaratannya yang benar-benar berkinerja baik, tanpa menyulitkan masyarakat pada waktu kemarin. Ada track recordnya yang kita lihat,” jelas Bupati.

Bupati pun meminta, agar fasilitator baru yang akan diangkat, nantinya tidak “bermain” seperti fasilitator lama yang tidak mendapat perpanjangan kontrak. Kepentingan para fasilitator ini hanyalah menyelesaikan masalah pembayaran yang masih dihadapi masyarakat dan Pemda hingga saat ini.

Dana RTG hingga saat ini belum dapat dicairkan, padahal dana tersebut sudah ada pada rekening Pokmas. Namun, dibutuhkan tanda tangan persetujuan fasilitator dalam pencairannya.

“Sekarang uang sudah ada di rekening Pokmas. Cuma untuk pemindahannya harus ada tanda tangan persetujuan fasilitator. Kita butuh itu,” ungkapnya.

Sedangkan untuk rumah warga terdampak gempa telah hampir selesai dibangun seluruhnya secar mandiri. Dan, masih terkendala pada pembayaran terhadap suplier.

“Sudah terbangun semua. Rusak berat sudah selesai, rusak sedang hampir selesai, rusak ringan juga demikian. Tinggal pembayarannya sekarang ini yang masih tersendat,” jelasnya.

Ia pun menekankan perlunya segera menyelesaikan pengangkatan fasiltator dalam minggu ini. Agar para fasilitator baru ini dapat segera bekerja menyelesaikan masalah pembayaran tersebut. Ditargetkannya, tenggat waktu untuk menyelsaikan permasalahan RTG ini, hingga tanggal 31 Juli mendatang.

“Makanya kita harus segera menyelesaikan fasilitator ini, minggu ini selesai. Saya berikan waktu, maksimal 31 Juli selesai semuanya,” tegasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.