Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Hindari Corona, Sekdis Dikbud Lotim Minta Guru dan Siswa Tahan Kerinduan pada Sekolah

18

SELONG, DS – Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Huzaefah meminta siswa dan guru untuk bersabar menunggu keputusan masuk sekolah yang akan diambil oleh Pemda Lombok Timur. Meskipun disadarinya ada kerinduan siswa dan guru untuk bertatap muka dalam proses belajar mengajar di kelas. Namun, dengan kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini masih melanda Lombok Timur, kerinduan itu harus ditahan hingga terbitnya keputusan Pemerintah untuk membuka sekolah.

“Kami sadar kerinduan siswa kita untuk bertemu dengan gurunya. Kami sadar juga kerinduan bapak/ibu guru bertemu siswanya, untuk membentuk prilaku anak didik kita. Tapi dengan kondisi ini kita undur dulu niat itu dan lebih fokus memperhatikan anak didik kita belajar dirumah,” ucapnya, saat dijumpai wartawan di ruangannya, Rabu (03/06/2020).

Lebih jauh Huzaefah menuturkan adanya agenda terdekat di sekolah, yang sudah pasti akan dilaksanakan berupa pembagian raport, pada tanggal 19 atau 20 Juni mendatang.

Metode pengisian raport pun telah dilaksanakan oleh para pendidik dengan memberikan tugas di rumah kepada siswa. Hasil dari tugas tersebutlah yang menjadi dasar bagi guru untuk memberikan nilai raport siswa.

“Sekolah kita memberikan kegiatan terstruktur. Kegiatan terstruktur ini sudah dibagikan kepada siswa kita ini materinya, ini tugasnya. Lalu tugas itu dikerjakan sesuai dengan batas waktu yang ditentukan bapak/ibu guru,” beber Huzaefah.

Sementara untuk keputusan pembukaan sekolah berkelanjutan, masih harus menunggu rekomendasi dari Dinas Kesehatan. Tentang standar kelayakan untuk melaksanakan proses belajar mengajar formal di sekolah.

“Ada tahapan pemeriksaan yang harus dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan. Ada rekom dulu dari Kepala Dinas Kesehatan. Kami di Dikbud menunggu keputusan pemerintah, Bupati,” jelasnya.

Sementara adanya keputusan pembukaan sekolah, siswa dan guru diminta tetap melakukan aktifitas belajar mengajar. Baik secara daring, maupun kunjungan oleh guru ke rumah siswa. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.