Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hentikan Anggaran Penanganan Covid 19, DPRD juga Minta Pengembalian Kelebihan Bayar Pengadaan

1.363

SELONG, DS – DPRD Lombok Timur tidak menyetujui pengajuan anggaran untuk penanganan Covid-19 yang diajukan oleh Pemerintah Daerah dikarenakan sumber keuangan yang ada saat ini sudah tidak mampu menanggulangi besarnya kebutuhuhan penanganan Covid-19 di Lombok Timur.

Ketua DPRD Lombok Timur, Murnan menegaskan hal ini kepada wartawan saat ditemui, Senin (20/07/2020). Anggaran yang akan disetujui oleh dewan hanya untuk penanganan kesehatan.

“Kita tunda dulu. Mungkin kita stop. Tergantung uangnya. Yang jelas, kami kemungkinan tidak akan memberikan dana tambahan untuk JPS ini. Termasuk untuk kebutuhan dana Covid, selain untuk penanganan kesehatan,” tegasnya.

Bahkan, DPRD juga meminta pengembalian kelebihan bayar pada setiap pengadaan yang dilakukan dalam penanganan dampak Covid-19. Karena kondisi force major, tidak menutup kemungkinan adanya kelebihan harga barang dalam pengadaannya.

“Belanja-belanja barang ini kan tidak ada yang memakai prosedur normal. Jadi, semuanya dalam kondisi darurat. Ketika darurat begini, tentu belanjanya harus sesuai dengan harga barang di lapangan. Bukan harga proyek. Jadi kelebihannya itu ya harus dikembalikan,” pintanya.

Ketua DPD PKS LomboknTimur itu pun meminta agar segera dilakukan pemeriksaan terhadap berbagai item dalam pengadaan penanganan dampak Covid-19 tersebut. Agar diketahui ada atau tidaknya kelebihan bayar pada setiap item pengadaan.

“Misalnya pembelian masker, pengadaan alat yang mungkin melebihi. Termasuk pengadaan JPS. JPS saja menurut catatan BPK, itu ada 3000 yang berpotensi dobel. Harusnya itu kan dari awal diperbaiki,” tandasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.