Menu

Mode Gelap

Hukum · 6 Nov 2021 17:04 WITA ·

Hati-hati, Penipuan Atasnamakan Bunda Niken


					Hati-hati, Penipuan Atasnamakan Bunda Niken Perbesar

Bunda Niken

Mataram, DS-Pemerintah Provinsi NTB melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Pemprov NTB, Dr. Najamuddin Amy.S.Sos, MM mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bunda Niken.

Penipuan tersebut mengatasnamakan isteri Gubernur yang juga menjabat sebagai Ketua TP PKK NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, dan menghubungi korbannya melalui nomor whatsapp, 083199504540.

Bang Najam, sapaan Kadis Kominfotik, mengimbau masyarakat agar berhati-hati dan waspada jika ada nomor telepon tersebut berusaha menghubungi untuk menjanjikan atau meminta sesuatu, baik menghubungi melalui pesan pendek, WhatsApp, maupun media sosial.

“Jika masyarakat menerima pesan whatsapp ataupun pesan melalui akun sosial media manapun dengan nomer tersebut, diharapkan untuk mengabaikannya saja. Terutama jika menjanjikan atau meminta sesuatu,” pesan Kadis, Sabtu 6 November 2021.

Bang Najam juga memastikan bahwa nomor tersebut bukanlah Bunda Niken. Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa hal tersebut murni penipuan.

“Hati-hati juga jika ada telepon yang meminta atau ada maksud tertentu mengatasnamakan pejabat pemprov, apa pun alasannya karena hal itu tidak benar,” tandasnya.kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Polda NTB akan Dalami Kasus Pencabulan yang Dilaporkan Sejumlah Mahasiswi

1 Juli 2022 - 12:36 WITA

Kuliah Umum Cegah Korupsi, Kejaksaan Sudah Petakan Pola Korupsi

29 Juni 2022 - 09:20 WITA

Turunkan 307 Personel Polresta Mataram Amankan Aksi Unjuk Rasa

10 Juni 2022 - 07:27 WITA

Desa Kumbang, Lombok Timur Calon Percontohan Desa Antikorupsi

7 Juni 2022 - 17:44 WITA

LPAI Klarifikasi Tidak Tersangkut Pelaporan Masyarakat di Polda Jatim

3 Juni 2022 - 16:30 WITA

Pilih Santai Soal Gugatan Lahan di Belakang Kantor Imigrasi Mataram

3 Juni 2022 - 15:38 WITA

Trending di Hukum