Berbagi Berita Merangkai Cerita

Haru, Pemakaman Pratu Dedi Hamdani secara Militer

66

FOTO. Prosesi pemakaman almarhum Pratu Dedi Hamdani yang berlangsung secara militer di pemakaman keluarga yang berada di Desa Plambek, Minggu sore (24/1) (rul)

LOTENG, DS – Jenazah Pratu Dedi Hamdani, anggota TNI yang gugur ditembak di Kabupaten Intan Jaya, Papua dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Desa Pelambik, Kecamatan Praya Barat Daya, Lombok Tengah, Minggu Sore (24/1).

Sebelumnya jenazah Pratu Dedi Hamdani diterbangkan dari Papua dan tiba di rumah duka pada Minggu (24/1) pukul 14.10 Wita

Suasana haru dan khidmat diiringi berbagai doa terbaik menyertai pemakaman Pratu Dedi Hamdani yang dilakukan dengan tradisi militer. Keluarga Dedi tampak hadir.

“Izinkan kami atas nama keluarga menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya. Khususnya untuk Bapak Kepala Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro,” ujar perwakilan keluarga saat menyampaikan pidato.

Pada kesempatan itu, perwakilan keluarga juga menyampaikan doa semoga arwah Dedi diterima di sisi Allah.

“Mudah-mudahan mati syahid, gugur syahid, dan diterima amal ibadahnya diampuni segala kesalahannya,” ucap perwakilan keluarga.

Ayah Pria kelahiran 30 September 1995 itu, Muhdin, mengaku sudah merelakan putra kesayangan dan kebanggan keluarganya itu gugur saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Intan Jaya, Papua.

“Saya sudah merelakan anak saya. Saya tidak menyangka akan berakhir seperti ini,” ungkap Muhdin pada wartawan dengan nada sendu.

Dia menceritakan, kabar duka itu diketahuinya setelah komandan Batalion Rider 400/Banteng Rider Kodam IV/Diponogoro menghubunginya lewat telepon. “Ucapan komandan singkat, dia menanyakan apakah ini bapaknya Pratu Dedi. Lalu saya jawab iya dan dia bilang Pratu Dedi Hamdani meninggal dunia,” kata Muhdin.

Begitu mendengar kabar duka itu, pria 50 tahun tersebut tidak bisa berkata apa-apa. Dia hanya berdoa semoga anak kesayangannya diterima di sisi Allah SWT.

Terpisah, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf Putu Tangkas Wiratawan juga langsung menyambangi orang tua almarhum Pradu Dedi di kediamannya. “Atas nama TNI, Korem 162/WB, dan Kodim 1620/Loteng, kami turut berduka cita,” katanya.

Kepada orang tua Pratu Dedi, Dandim mengatakan, almarhum Pratu Dedi meninggal dengan terhormat. Almarhum tercatat sebagai pahlawan karena telah rela mengorbankan jiwa dan raga demi keutuhan NKRI.

“Secara otomatis almarhum juga menerima pangkat Praka Anumerta,” tandas Dandim

Sebelumnya pada Jumat (22/1) sekitar pukul 06.30 WITA terjadi baku tembak antara KKB dengan Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro di Intan Jaya, Papua. Dalam baku tembak itu, dua anggota Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro meninggal dunia.

Selain Pratu Dedi, satu anggota Satgas Batalyon Raider 400/Banteng Raider Kodam IV/Diponegoro lainnya adalah Pratu Roy Febriyanto asal Bandung, Jawa Barat. Pratu Dedi terkena peluru di bagian perut, sedangkan Pratu Roy tertembak pada dada sebelah kanan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.