Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hari Lahir Pancasila, Jajaran PDIP Kota Mataram Jenguk Penderita Kanker Payudara

100

FOTO. Jajaran fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram tengah menjenguk warga miskin penderita kanker payudara Lingkungan Sweta Barat, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara. (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – DPC PDI Perjuangan Kota Mataram memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh di tanggal 1 Juni dengan cara simpatik.

Para kader PDI Perjuangan yang dipimpin Ketua DPC PDI Perjuangan Mataram Ir Made Slamet, didampingi Sekretaris Nyayu Ernawati, Bendahara DPC dan Ketua PAC setempat beserta fungsionaris DPC PDI Perjuangan setempat, menyusuri sejumlah lingkungan di Kecamatan Cakranegara yang masuk katagori miskin.

Ni Wayan Sulandri (38), warga Lingkungan Sweta Barat, Kelurahan Mayura, Kecamatan Cakranegara yang tengah tergolek lemas di ukuran rumah 3×4 centemiter terlihat kaget akan kedatangan para kader PDIP tersebut.

Menurut Sulandri, dirinya selama ini enggan dirujuk ke RSUD Kota Mataram, lantaran tidak ingin merepotkan sanak keluarganya.

Meski menderita penyakit kanker payudara sejak setahun lalu. Namun, ia selama ini hanya berobat menggunakan pengobatan alternatif di wilayah Punia, Kota Mataram.

“Bukan saya enggak mau ke dokter. Tapi, saya enggak mau merepotkan siapapun,” kata Sulandri dihadapan Ketua DPC dan fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kota Mataram.

Wanita yang masih melajang itu, mengaku, ia sehari-hari berprofesi sebagai penjahit canang. Namun sejak sakit yang dideritanya, ia tidak pernah lagi menerima jahitan apapun.

“Ya untuk berobat ke pengobatan alternatif, itu saat kumat saja. Tapi sekarang, sudah agak lumayan meski kadang-kadang sering kumat,” ucap Sulandri

Dihadapan Made Slamet serta Kapling Lingkungan Sweta Barat itu, ia menuturkan, bahwasanya, bukanya tidak ingin sembuh. Namun Sulandri takut akan Harun suntik.

“Kalau mau bantu saya pak. Alangkah baiknya, perbaiki saja rumah saya. Ini karena sudah tiga kali di survei untuk dapat bantuan terdampak rehabilitasi gempa. Tapi enggak pernah dapat bantuan dari pemerintah,” ujar Ni Wayan Sulandri.

Menanggapi hal itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Mataram, Ir Made Slamet menyatakan akan membantu secara penuh proses penyembuhan
Ni Wayan Sulandri.

“Pokoknya kapan pun ibu siap ke rumah sakit, kami (PDIP Kota Mataram) akan siap membantu penuh proses penyembuhan beliau. Tugas tersebut langsung kamj minta Ketua PAC Cakranegara untuk mengawal dan melakukan pendampingan,” kata Made.

“Pada hari ini, kami datang sebagai bentuk kepedulian partai terhadap warga miskin. Inikah bentuk partai hadir ditengah-tengah masyarakat,” sambung Anggota DPRD NTB dapil Kota Mataram itu

Untuk sementara, bantuan yang diserahkan berupa paket sembako. Yakni, 1 karung. “Untuk dana, kami akan siap kapanpun yang bersangkutan mau dibawa ke rumah sakit untuk dirujuk partai akan hadir mendampingi langsung,” tandas Made Slamet. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.