Membangun Masyarakat Cerdas dan Berwawasan Luas

Hari Anak Nasional di Kota Mataram Digelar Bersama Anak-anak Pemulung

75

MATARAM,DS-Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Kota Mataram, Kamis (23/7), agak unik. Pasalnya, hari bersejarah nasional itu digelar di lingkungan kumuh yang banyak penduduknya berprofesi sebagai pemulung.

Pusat Kesejahteraan Sosial Anak Integratif (PKSAI) Kota Mataram melaksanakan HAN bersama anak-anak pemulung bersamaan dengan gelar serupa Kemensos secara daring melalui virtual meeeting zoom yang diikuti 8.000 anak dari 34 provinsi d Indonesia termasuk Kota Mataram.

Untuk Kota Mataram, kegiatan HAN berlangsung di Kampung Butun indah, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya,Kota Mataram. Acara diikuti sebanyak 30 anak-anak pemulung yang sebagian besar belum bersekolah dengan protokol kesehatan covid 19.

Sebelum berlangsung peringatan HAN secara daring dari Kemensos, Sakti Peksos bersama TIM PKSAI Kota Mataram melakukan sosialisasi tentang perlindungan anak dengan tema “Stop Kekerasan Terhadap Anak”, penjelasan hak anak serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.

Menurut Sakti Peksos Kota Mataram, Fatmawati, Dukcapil, Diknas dan Dinsos setempat, juga melakukan edukasi pentingnya  dokumen adminduk dan pendidikan pada anak serta layanan-layanan bantuan yang bisa diakses kedepannya. Selain melakukan sosialisasi dan edukasi, dilakukan pula pemberian bantuan sembako dan air mineral kepada lansia dan seluruh KK  di lingkungan tersebut.

Dalam kegiatan itu mengemuka komitmen bahwa Disdukcapil siap memfasilitasi semua warga  rentan untuk pembuatan adminduk,  Dinas Pendidikan siap memfasilitasi anak-anak untuk bisa bersekolah baik formal (SD & SMP) atau non formal (PKBM) bagi warga usia anak yang belum bersekolah atau memiliki ijazah.

Selain itu, DP3A Kota Mataram siap memberikan advokasi kepada anak-anak yang mendapat kekerasan dan perempuan untuk pemberdayaannya. Dikes siap memantau anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi di Posyandu. Dinsos akan membuatkan rekomendasi bagi warga yang sakit dan diopname di RSUD Kota Mataram agar bisa gratis pembiayaannya.

Sedangkan LPA siap melakukan pendampingan untuk program Kesejahteraan anak dan advokasi untuk anak. Kata Lalu Aulia Khusnul Ridho,Kasi Rehsos pada Dinas Sosial Kota Mataram, dengan berintegrasi jauh lebih asyik dan mudah.ian

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.