Berbagi Berita Merangkai Cerita

Harga Komoditas Naik. Disperindag akan Opas

17

Baiq Hazafah

SELONG, DS – Mendekati pergantian tahun, sejumlah komoditas mengalami peningkatan harga di Kabupaten Lombok Timur. Baiq Hafazah, Kepala Seksi Distribusi dan Promosi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lombok Timur menyebut hal ini sebagai siklus tahunan.

“Mendekati tahun baru apalagi dibarengi dengan hari keagamaan, biasanya ada lonjakan harga,” tuturnya.

Seperti harga telur ayam yang menyentuh harga rata-rata Rp.1.700 per butir. Angka ini didapatkan setelah Disperindag melakukan pemantauan harga di 10 pasar yang ada di Kabupaten Lombok Timur.

“Rp.1.700 per butir. Itu harga rata-rata dari 10 pasar. Kalau ketersediaan masih ada. Cuma kebutuhan saja yang meningkat,” terangnya.

Selain telur, komoditas sayuran seperti tomat dan cabai rawit juga mengalami kenaikan harga. Harga cabai rawit di pasaran mencapai Rp.23.500 per kilogram. Bahkan di salah satu pasar ada yang menyentuh harga Rp.30.000.

“Cabai saat ini mulai naik. Karena petani sedang mengalami akhir masa panen. Yang datang dari luar daerah juga tidak ada,” ucapnya.

Untuk mengurangi dampak lonjakan harga ini, Disperindag berencana untuk menggelar operasi pasar (Opas). Kemungkinan, operasi pasar akan digelar mendekati hari natal. Sesuai jadwal operasi pasar Disperindag, hanya tersisa satu kali operasi pasar di tahun 2020 ini.

“Rencananya akan dilakukan operasi pasar. Tapi kita tunggu momen yang tepat dulu. Mungkin mendekati natal kita laksanakan,” pungkasnya. Dd

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.