Berbagi Berita Merangkai Cerita

Hadapi Sengketa Pilkada Tiga Wilayah ke MK, Bawaslu NTB Finalisasi Berkas Jawab Gugatan

74

FOTO. Suhardi MH. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB mencatat tiga permohonan perselisihan hasil pemilihan (PHP) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di tujuh wilayah di NTB tahun 2020. Untuk itu, penyiapan berkas gugatan yang didalamnya sesuai keterangan data dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK) terus dirampungkan.

Bawaslu NTB akan menyerahkan semua alur dan keterangannya ke pihak Bawaslu RI.”Berkas-berkas untuk memperkuat keterangan pemohon tengah dipersiapkan. Nantinya, semua berkas dan data-data akan kami serahkan ke Bawaslu RI sebagai pihak terkait di sidang MK,” ujar Komisioner Bawaslu Provinsi NTB, divisi hukum, data dan informasi, Suhardi MH menjawab wartawan, Senin (4/1).

Ia mengungkapkan pihaknya terus melalukukan pendalaman terkait pokok permohonan, inventarisasi dokumen pengawasan, dan dokumen lain yang berkaitan dengan pokok permohonan. Koordinasi dengan Bawaslu tiga kabupaten yang masuk dan terdaftar di sengketa MK terus dimatangkan hingga kini.

Bahkan, kata Suhardi, konsolidasi data hasil pengawasan dengan Bawaslu tiga kabupaten penyelenggara pilkada dan menyusun keterangan berdasarkan Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) Nomor 22 Tahun 2018 juga masih dilakukan.

“Kami di Bawaslu Provinsi akan tetua melakukan pendampingan dalam menyusun keterangan tertulis pada Bawaslu tiga kabupaten,” kata Dia.
 
Suhardi mengungkapkan tiga gugatan terdiri atas, permohonan PHP pemilihan tingkat bupati (pilbup) di Lombok Tengah, Sumbawa dan Kabupaten Bima.

“Pastinya kami bukan pada soal terpenuhi syarat minimal 0,5-2 persen sengketa di MK. Karena itu bukan ranah Bawaslu, tapi itu domain dari MK. Sekarang yang kami rampungkan adalah memastikan penyiapan keterangan. Termasuk sejauh mana kerja petugas Panwas di TPS saat melihat ada pelanggaran dan menindak lanjuti adanya temuan,” tandas Suhardi. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.