Berbagi Berita Merangkai Cerita

Gugatan Kubu Moeldoko Ditolak, Demokrat Fokus Koalisi dengan Rakyat

54

FOTO. TGH. Mahally Fikri. (FOTO. RUL/DS)

MATARAM, DS – Ketua DPD Partai Demokrat NTB TGH Mahally Fikri mengaku bersyukur Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang diajukan oleh ketua umum kubu Moeldoko.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD NTB itu menegaskan, setelah ini partainya akan lebih fokus dalam berjuang membangun koalisi dengan rakyat menuju sukses pemilu 2024.

Terlebih, saat ini kondisi masyarakat tengah terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, partai akan fokus membangkitkan ekonomi rakyat di tengah pandemi Covid-19. Pastinya, semua gangguan terhadap partai benar – benar berakhir setelah MA menolak gugatan kubu Moeldoko,” ujar Mahally pada wartawan dalam pesan WhatsAppnya, Kamis Sore (11/11).

Ia mengatakan ditolaknya gugatan Moeldoko menjadi semangat para kader Demokrat di NTB untuk terus bekerja secara tulus bersama rakyat. Terlebih, Demokrat di NTB sudah mencanangkan target akan menembus posisi tiga besar di Pemilu 2024 di NTB.

“Pastinya, kami sudah punya modal dengan gugatan para penggangu partai sudah ditolak oleh MA. Ini jelas menjadi penyemangat dan spirit kami untuk mengabdi tulus kepada rakyat,” kata Mahally.

Sebelumnya, pada amar putusan MA yang dikutip dari laman resmi MA di Jakarta, Selasa, MA menolak gugatan AD/ART Partai Demokrat yang diajukan oleh Demokrat versi Moeldoko.

Dari laman resmi MA tersebut disebutkan bahwa MA tidak berwenang memeriksa, mengadili dan memutus objek permohonan.

Sebab, AD/ART tidak memenuhi unsur sebagai suatu peraturan perundang-undangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 2 dan Pasal 8 Undang-Undang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan (PPP).

AD/ART partai politik bukan norma hukum yang mengikat umum tetapi hanya mengikat internal partai politik yang bersangkutan. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.