Menu

Mode Gelap

Pemerintah · 10 Feb 2019 18:44 WITA ·

Gubernur : RPJMD NTB 2018-2023 Fokus Beri Nilai Tambah ke Masyarakat


					Gubernur Zulkieflimansyah didampingi pimpinan DPRD NTB saat menunjukkan dokumen RPJMD yang sudah ditandatangani bersama Perbesar

Gubernur Zulkieflimansyah didampingi pimpinan DPRD NTB saat menunjukkan dokumen RPJMD yang sudah ditandatangani bersama

MATARAM, DS – Pemprov mengajukan draft Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023 pada pimpinan DPRD NTB, Jumat (8/2). Usulan pengajuan RPJMD itu diserahkan Gubernur Zulkieflimansyah sebagai upaya mendukung proses pembangunan yang diselaraskan pada visi dan misinya menuju NTB yang Gemilang.

“Yang pasti RPJMD yang kita ajukan ke DPRD NTB kali ini adalah bagian dan upaya kita meningkatkan industrilisasi produk di NTB, sehingga ada nilai tambah bagi masyarakat,” ujar Gubernur Zulkieflimansyah menjawab wartawan usai penandatanganan draft RPJMD di ruang ketua DPRD NTB.

Menurut Zul, pengajuan dan penandatanganan naskah RPJMD itu adalah bagian dari mematuhi instruksi Mendagri yang mengharuskan pengajuan RPJMD bagi kepala daerah terpilih diharuskan maksimal enam bulan pasca pelantikannya.

Ia mengaku, dengan telah ditandatanganinya RPJMD ini, diharapkan proses pembangunan di NTB berjalan lancar dan sukses, sebagaimana tujuan pembangunan di NTB menciptakan masyarakat yang sejahtera, berdaya saing, tangguh dan berbudi luhur.

Zul menjelaskan, misi pembangunan NTB lima tahun  kedepan adalah NTB Bangkit dan Aman, NTB Bersih dan Melayani, NTB Sehat dan Cerdas, NTB Asri dan Lestari, NTB Sejahtera dan Mandiri dan yang terakhir NTB Adil dan Berkah.

Apalagi, pihaknya berkeinginan agar semua produk di NTB dapat menjadi tuan di rumahnya sendiri, sehingga NTB tidak lagi harus mengirimkan barang apapun tanpa ada proses pengolahan terlebih dahulu.

“Jadi, visi NTB Gemilang itu adalah rumah besarnya dengan banyaknya turunan yang dihajatkan pada kesejahteraan masyarakat sebagai titik pointnya,” kata Gubernur.

“Saya berkeinginan ekspor sapi itu bukannya sapi yang hidup. Tapi yang kita kirim itu adalah daging atau produk lainnya yang sudah ada pengolahan terlebih dahulu, sehingga hasilnya akan membuat rakyat kita punya nilai tambah,” sambungnya.

Terpisah, Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaedah menjelaskan dilaksanakannya penandatanganan RPJMD ini berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri RI, dimana setiap daerah diwajibkan melaksanakan penandatangan RPJMD untuk 5 tahun kedepan, masa jabatan gubernur terpilih.

“Isi dari RPJMD adalah menyampaikan tentang arah pembangunan sebagai mana visi pembangunan daerah yakni mbangun Nusa Tenggara Barat Gemilang,” tandasnya. RUL.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Banyak yang Melakukan Sesuatu Tanpa Data Jelas

18 Mei 2022 - 16:36 WITA

Parade Defile Meriahkan Pembukaan Latsitarda Nusantara XLll Tahun 2022

14 Mei 2022 - 21:48 WITA

Keberagaman NTB Bekal Penting Bagi Peserta Latsitarda Nusantara ke-42

14 Mei 2022 - 19:29 WITA

Wagub Ajak Peserta Latsitardanus Berbaur dengan Masyarakat

11 Mei 2022 - 20:10 WITA

Jembatan Putus di Pemoles Segera Dibenahi, Gubernur Zul : Mindset Pejabat Kita Ubah

9 Mei 2022 - 18:01 WITA

Gubernur NTB Harap NWDI Punya Gambaran Masa Depan

9 Mei 2022 - 11:37 WITA

Trending di Pemerintah