Menu

Mode Gelap

Pariwisata · 31 Agu 2018 08:02 WITA ·

Gubernur NTB : Jangan Takut Berlibur ke Lombok Tiga Gili Siap Dibuka Pascagempa


					Sejumlah wisatawan asing terlihat mulai mendatangi kawasan Tiga Gili di KLU pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok di awal Agustus Perbesar

Sejumlah wisatawan asing terlihat mulai mendatangi kawasan Tiga Gili di KLU pascagempa bumi yang mengguncang Pulau Lombok di awal Agustus

MATARAM,DS-Pemerintah menyatakan sektor pariwisata di NTB mulai bergeliat kembali pascagempa beruntun yang melanda sejumlah wilayah di provinsi berjuluk pulau seribu masjid tersebut. Direncanakan, salah satu destinasi yang siap dibuka kembali setelah ditutup akibat gempa bumi beberapa waktu lalu adalah Tiga Gili atau pulau kecil di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

 

FAHRUL MUSTOFA – MATARAM

Menteri Pariwisata Arief Yahya menuturkan, saat ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Lombok berangsur membaik seperti semula. Hal tersebut bisa dilihat dari jumlah penerbangan menuju Lombok yang mulai normal kembali.

“Kalau dari sisi penerbangan itu 90 persen sudah recovery. Biasanya lima ribu penerbangan wisman itu sekarang 4.500. Jadi hanya kurang 10 persen, berarti tidak terlalu berat,” ujarnya dalam siaran tertulisnya yang diterima wartawan, Kamis (30/8).

Dalam waktu dekat, ia pun akan meninjau sejumlah destinasi wisata di Lombok. Jika ada destinasi yang sudah bisa dioperasikan maka akan dibuka.

“Saya Senin mau ke sana (Lombok), jadi kalau sudah ada yang bisa dioperasikan meskipun terbatas akan saya operasikan,” jelasnya.

Setelah melakukan peninjauan maka baru bisa diambil keputusan apakah akan membuka gili dan destinasi wisata lainnya atau menundanya sementara waktu.  “Saya harus yakin dulu (aman dikunjungi wisman), saya datangi. Harusnya besok, karena besok ada undangan dari DPR saya tunda menjadi hari Senin saya ke Lombok,” ujarnya.

Terpisah, Gubernur Dr. TGH. Muhamad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang menyatakan pihaknya ingin kembali menunjukan kepada warga dunia bahwa Lombok sedang pulih dan dalam proses recovery pascagempa.

“Kami ingin mengabarkan pada dunia bahwa Lombok itu aman dan kondusif. Saat ini kami sedang recovery pasca diguncang gempa beberapa waktu lalu,” kata TGB.

Gubernur menegaskan tidak semua wilayah Lombok terkena dampak gempa. Memang ada beberapa daerah di dalamnya terdampak, tapi secara umum roda kehidupan masyarakat berjalan. Begitu pula dengan perekonomian dan pendidikan pun masih seperti sediakala.

“Khusunya kepada para wisatawan, saya menghimbau untuk tidak takut datang berlibur ke Lombok. Masih banyak destinasi siap memberikan kenyamanan dan keamanan,” tegas TGB.

Seperti di wilayah selatan Lombok Tengah terdapat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Sekotong Lombok Barat. Begitu juga destinasi di Pulau Sumbawa siap memanjakan wisatawan karena wilayah tersebut tidak terdampak.

Dia menambahkan, destinasi di tengah Kota Mataram juga relatif tidak terdampak. Meski ada, hanya sedikit sehingga aman untuk dikunjung. Jika ada beberapa titik atau wilayah terdampak nyata akan guncangan gempa seperti di Senggigi dan tiga gili (Trawangan, Meno dan Gili Air), tingkat terdampaknya berbeda-beda.

Dikatakan, tiga gili sudah mulai dioperasikan. Beberapa hotel dan restauran yang tidak terkena dampak kerasnya guncangan gempa memberikan pelayanan kepada tamu. Wisatawan pun sudah mulai berdatangan. “Kabarkan pada dunia bahwa Lombok sedang recovery. Lombok aman dan nyaman,” tandasnya.(**).

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Hanya Dua Dewi Lolos ADWI, Ini Kata Pakar Pariwisata NTB

16 Juni 2022 - 17:38 WITA

Embulan Borok, Dewi Anjani yang Terkenal

15 Juni 2022 - 16:20 WITA

PT Angkasa Pura I Siap Layani Mobilitas Penumpang dan Logistik MXGP

8 Juni 2022 - 17:49 WITA

Melihat Penangkaran Rusa Timor di TWA Gunung Tunak

6 Juni 2022 - 18:04 WITA

Wagub NTB Dorong Tambora Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

6 Juni 2022 - 17:56 WITA

Sport Tourism Jalan, Mandalika Terus Menjadi Tuan Rumah Event Otomotif Bergengsi Dunia

13 Mei 2022 - 17:46 WITA

Trending di Pariwisata