A place where you need to follow for what happening in world cup

Gubernur NTB Harap NU Menjadi Mercusuar Ilmu

0 13

MATARAM,DS-Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan Ketua PBNU, Prof. KH. Said Agil Shiroj membuka Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) sekaligus melakukan peresmian Gedung Laboratorium Gizi Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) NTB bersama Consulate-General of the People of China in Denpasar dan Silaturrahim Lintas Agama, di Aula PWNU NTB, Minggu (22/7/18).

Madrasah Kader NU (MKNU) merupakan media peningkatan kapasitas instruktur dan narasumber yang nantinya  bertugas melakukan kaderisasi anggota NU. Secara garis besar, MKNU ini bertujuan untuk meneguhkan Ahlussunah wal-Jamaah sebagai sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem ‘aqli (rasionalis) dan ekstrem naqli (skripturalis) yang bersumber Al-Quran dan Sunnah serta menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik (ijma dan qiyas).

Gubernur NTB, TGH Zainul Majdi, menyampaikan rasa syukur dan berbahagia sekaligus menitipkan pesan agar NU di NTB dapat menjadi mercusuar ilmu. “Mudahan dengan sunnah yang kita warisi dari guru-guru kita, Manhaj Ahlusunnah wal Jamaah, paling tidak di NTB dan syukur-syukur di seluruh Indonesia, saatnya menjadi Manhaj Wassati, yang implementasinya dimulai dari Indonesia lalu menyebar ke negara lain” ungkapnya.

Di hadapan Ketua PBNU, Prof. Dr. KH Said Aqil Siradj, MA, jajaran Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) serta Konjen Malaysia, Gubernur yang akrab disapa TGB ini juga menegaskan pentingnya menjaga kesatuan dan saling mengisi di tengah perbedaan. Bahwa dalam Islam tidak ada benturan budaya dan peradaban, semua perbedaan diletakkan dalam kerangka saling mengenal saling mengisi.

“Ini bagian dari saling mengisi saling belajar saling mendekat dalam kebaikan” pungkasnya.

Sebelumnya, Rektor UNU, Baiq Mulianah S.Ag., M.Pd.I, menyatakan  berdirinya NU dan perkembangannya hingga saat ini adalah bentuk kontribusi dan komitmen dalam memajukan NTB.

“Ditengah keterbatasan UNU alhamdulillah sudah berjalan tiga tahun dan kini masuk tahun keempat, saat ini telah diijinkan membuka 10 prodi, hal ini kami lakukan demi kemajuan NTB,” terangnya.

Acara tersebut dihadiri para petinggi dan ratusan kader dan mahasiswa NU. Hadir  pula Gubernur NTB Terpilih Dr. Zulkiflimansyah, Wakapolda NTB, Kepala OJK NTB, KABINDA NTB, dan FKPD NTB. hm

Leave A Reply

Lewat ke baris perkakas