Berbagi Berita Merangkai Cerita

Gubernur NTB Cium Tangan Gurunya Semasa SMA, Begini Pujian Sang Pendidik

5.017

Gubernur Zulkieflimansyah ketika mencium tangan mantan gurunya

MATARAM,DS-Ada peristiwa mengharukan usai Musyawarah Wilayah VII Lembaga Dakwah Islam Indonesia Provinsi NTB (MUSWIL VII LDII NTB), Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah bertemu langsung dengan gurunya semasa SMA yang menjadi peserta pada pertemuan tersebut.

Doktor Zul terlihat kaget Ketika mendengar nama H. Sugianto S. Pd, disebut oleh peserta Muswil pada sesi foto bersama dengan Ketua Umum LDII Pusat Ir. KH. Criswanto Santoso, dan Ketua DPW LDII NTB, Ir. Abdullah A.Karim, dan pengurus serta peserta Muswil.

Saat melihat kearah sosok yang disebutkan, Doktor Zul langsung mendatangi dan mendekati mantan gurunya di SMA 1 Sumbawa. Suasana ruangan berubah mengharukan dan peserta berdiri sambil memberi aplaus ketika Sang Gubernur menundukan kepala dan mencium tangan H. Sugianto.

“Bagaimana kabarnya, Pak,” tanya alumni SMA 1 Sumbawa Besar ini. Gubernur kemudian merangkul dan mengabadikan untuk foto bersama dengan guru mata pelajaran IPA ini.

Terlihat, pria Doktor Ekonomi Industri lulusan Department of Economics University of Strathclyde UK, terharu sekaligus gembira.

“Momentum silaturahmi dan pertemuan seperti ini, semakin menguatkan kebersamaan kita sehingga tercipta kehangatan dan keharmonisan,” ucap pakar ekonomi itu, Rabu (25/8/2021) di Hotel Jayakarta Mataram NTB.

Sang guru, H. Sugianto yang kebetulan menjadi peserta Muswil, mengaku baru bertemu lagi dengan Gubernur. Diceritakannya, Doktor Zul merupakan siswa alumni lulusan tahun 1989.

“Alhamdulillah dulu semasa SMAnya, Ia sosok anak yang cerdas dan takjim,” kata pria kelahiran Yogyakarta 71 tahun lalu ini, yang sejak tahun 1976 hingga pensiunnya mengajar di SMA 1 Sumbawa.

Bahkan sebelum maju pada menjadi kandidat Gubernur NTB tahun 2017 yang lalu, Doktor Zul sempat mengunjungi dan silaturahmi dengan guru-gurunya.

“Salah satunya saya, ia meminta restu untuk maju pada Pilgub, saya sebagai guru dan orang tua tentu merestuinya,” ucapnya saat ditemui pada sela Muswil bersama Ketua Umum LDII Pusat Ir. KH. Criswanto Santoso.

Selain itu menurut pria yang sudah menetap di Sumbawa ini, Gubernur NTB ini juga pria yang baik, sopan dan rendah diri. Tidak pernah melupakan orang tua dan ulama serta guru maupun sahabat-sahabatnya.

“Walaupun jarang ketemu, beliau sering berkomunikasi walaupun menanyakan kabar kepada kami,”ungkapnya.

Selain mantan gurunya, sosok Doktor Zul juga dikatakan Ketua Umum LDII Pusat Ir. KH. Criswanto Santoso, merupakan sosok anak muda yang takzim.

“Beliau ini adik tingkat saya, saat kuliah di Inggris. Kalau saya alumni New Of Castel, Ia di University of Manchester,”papar insiyur Teknik perkapalan ini.

Usai ngobrol dan berbincang singkat dengan mantan gurunya, Gubernur Zul pamitan dan mencium tangan gurunya, untuk melanjutkan kegiatannya sebagai pimpinan daerah di Provinsi NTB. (edy)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.