Berbagi Berita Merangkai Cerita

Gubernur Lantik Lima Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat WI

0 13

MATARAM, DS – Mengawali tahun 2020, Gubernur NTB Zulkieflimansyah melantik sebanyak lima orang pejabat Tinggi Madya dan pejabat fungsional Widyaiswara Ahli Utama di lingkup Pemprov NTB di RRU, komplek kantor gubernur NTB, Rabu (8/1).

Pelantikan pejabat ini untuk mengisi sebagian jabatan yang kosong. Dilaksanakan di awal tahun, karena banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di tahun 2020.

Rincian pejabat yang dilantik itu, yakni H. Fathurrahman yang sebelumnya menjabat Kepala BKD NTB bergeser ke Asisten III bidang Administrasi dan Umum. Selanjutnya, I Gede Putu Aryadi yang sebelumnya menjabat Plt. Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik), kini menjabat Kadis Kominfotik NTB.

Berikutnya, Nuryanti yang menjabat Sekdis Perindustrian, kini menjabat Kepala Dinas Perindustrian. Sementara, dua orang pejabat Widyaiswara yang dilantik masing-masing Hj Hartina dan Dr. Muslihan.

Hartina akan menjabat Widyaiswara (WI) Ahli Utama pada bidang pengembangan SDM. Sedangkan, Muslihan akan menjabat Widyaiswara Ahli Utama pada Badan Pengembangan SDM NTB.
Gubernur NTB Zulkieflimasnyah mengatakan, mutasi yang kali ini dilaksanakannya untuk mengisi jabatan kosong dan sesuai kebutuhan organisasi. Hal ini penting, agar roda pemerintahan berjalan dengan baik untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat NTB.

“Sekali lagi, mutasi ini enggak buat orang terkejut, tapi lebih pada mengisi jabatan yang kosong,” ujar Zul menjawab wartawan.

Ia mengatakan penempatan Fathurrahman ke Asisten III bidang Administrasi dan Umum disebabkan yang bersangkutan merupakan salah satu pejabat senior dilingkup pemprov yang sangat dibutuhkan tenaga dan pemikirannya. “Kalau pak Faturrahman saya butuhkan untuk masuk di TAPD Pemprov. Jadi, beliau kita naikkan dari Kepala OPD kini menahkodai beberapa OPD untuk koordinasi kerjanya,” kata Gubernur.

Ia menjelaskan, jika potensi para pejabat di lingkup Pemprov NTB sudah mulai dilakukan oleh Sekda NTB. Menurut Zul, pemetaan potensi itu adalah upaya pihaknya untuk memastikan kinerja ASN itu profesional dibidangnya masing-masing.

“Sekali lagi, mutasi kita itu bukan untuk memenuhi keinginan siapapun, termasuk wartawan. Tapi lebih padaa upaya pengisian jabatan sesuai kebutuhan organisasi,” tegas Zulkiflimansyah.
“Ini termasuk Nuryanti, bagi saya dia itu orangnya menguasai. Selain masih muda, dia itu juga kapabel di bidangnya. Maka, saya sangat yakin program indutsrialisasi kita akan bisa jalan dengan baik, termasuk dengan investasi kita juga,” sambung Gubernur.

Terpisah, Sekda NTB HL. Gita Aryadi menuturkan jika mutasi kali ini merupakan hasil proses seleksi jabatan yang dilakukan beberapa hari lalu itu. “Insya Allah, jabatan yang lowong lainnya juga akan kita isi dengan pola lelang terbuka seperti yang kita lakukan selama ini,” tandasnya. RUL

Leave A Reply