Berbagi Berita Merangkai Cerita

Gratiskan Pasien Miskin di RSUD NTB, dr.Jack : Negara Wajib Hadir Bantu Rakyat

211

FOTO. dr Lalu Herman Mahaputra. (FOTO. RUL/DS).

MATARAM, DS – Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra membuka rahasia sumber dana di balik gebrakan menyediakan fasilitas layanan otopsi dan visum gratis bagi warga tidak mampu. Termasuk melayani pasien dari warga masyarakat kurang mampu secara gratis, meski pasien tidak terdaftar atau tidak memiliki BPJS Kesehatan.

Kepada m

Dokter Jack menegaskan, negara harus hadir melindungi rakyatnya, karena orang itu tidak mau lahir dalam keadaan tidak mampu dan miskin. “Kami-kami (pemerintah) inilah yang akan membantu mereka,” katanya Sabtu (22/5).

Tanggung jawab itu akan dikembalikan ke daerah masing-masing untuk meminta supaya mendaftarkan warga yang tidak mampu supaya terdaftar sebagai anggota BPJS.

Cara lain, lanjut dr Jack, membangun komunikasi dengan perusahaan BUMN yang ada di NTB seperti dengan BRI.

“Pihak BRI sangat merespon positif dan bersedia membiayai pasien dari keluarga tidak mampu itu dengan cara menandatangani MoU antara BRI dengan RSUD Provinsi NTB. Inilah dasarnya saya memberikan pelayanan gratis bagi masyarakat NTB yang tidak mampu,” katanya.

Prosesnya, dr Jack menambahkan, begitu warga tidak mampu itu masuk, akan dilayani dulu, setelah dilayani baru kemudian disampaikan ke pihak BRI atau BUMN lainnya. “Pasca lebaran ini akan kita ditindaklanjuti MoU itu,” ujarnya.

Yang jelas, pihak RSUD Provinsi tidak akan menolak apapun jenis penyakit pasien terutama yang tidak mampu karena yang akan membiayai adalah perusahaan BUMN.

Kedepan, dia akan mengurangi rujukan pasien ke luar dengan cara mendatangkan dokter spesialis.

“Bukan hanya dosen terbang saja bisa di undang. Dokter pun bisa. Niat baik itu tidak akan merugikan RS, ini teori nawaitu,” tandasnya. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.