Berbagi Berita Merangkai Cerita

Golkar Akui Selly-Manan Kuat

213

MATARAM, DS – Koalisi PKS dan PDIP yang mengusung Hj. Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan sebagai Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram di Pilkada 9 Desember, tidak bisa dianggap remeh.

Ketua Harian DPD I Partai Golkar NTB H. Misbach Mulyadi mengaku terus mencermati dinamika politik yang terjadi di Kota Mataram akhir-akhir ini. Pasalnya, Ketua DPD II Golkar, yakni H. Mohan Roliskana juga turut maju dalam kontestasi lima tahunan itu dengan menggandeng sesama kader Golkar, TGH. Mujiburrahman sebagai pasangannya.

“Jujur saja, Selly-Manan itu kuat. Apalagi, ada sosok H. Rachmat Hidayat selaku Ketua DPD PDIP NTB dan Gubernur Zulkieflimansyah selaku Ketua Tim Pemenangan Wilayah PKS. Kekuatan dua sosok tokoh di NTB ditopang kerja militan kader PDIP dan PKS, maka akan bisa membuat calon usungan Golkar harus kerja keras,” ujar Misbah menjawab wartawan, Jumat (26/6).

Menurut Misbah, kendati Mohan merupakan calon petahana yang naik kelas dari Wakil Wali Kota saat ini dan menjadi Calon Wali Kota di Pilwali kali ini, ia melihat kerja politik pemenangan sudah pasti akan sangat terjal dan keras untuk dapat mencapai kemenangan. Mengingat, mengusung sesama kader internal itu resikonya bakal menjadi bulan-bulanan dan musuh semua partai politik.

“Kami menghormati keputusan H. Mohan dan DPD II Golkar Mataram yang sudah bulat mengusung paket Mohan-Mujib. Tapi, realitas dilapangan jelas. Yakni, pasti kader Golkar akan kerja sangat ekstra keras,” tegasya.

Merujuk realitas peta politik di Pilkada Kota Mataram itu, kata dia, feeling politik di DPD I Golkar NTB lebih menghendaki Mohan berpasangan dengan Ahda. “Nanti akan ada rapat khusus terkait hal itu, karena kita akui nuasa di DPD I sendiri itu lebih kesana (Mohan-Ahda),” jelas anggota DPRD NTB dari dapil Kota Mataram.

Terpisah, Wakil Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana mengaku tak bergeming atas usulan DPD I Partai Golkar.  Ia tetap memilih TGH Mujiburrahman sebagai pendampingnya.

“Kita (paket Mohan-Mujib, Red) sudah pegang dua model surat. Yakni, surat sementara dan surat tugas,” tegas Mohan.

Itu artinya, ia dan TGH Mujib sudah mendapat tugas dari DPP Golkar untuk melakukan konsolidasi dan koalisi dengan parpol lain. Dan, Mohan mengaku sudah melakukan tugas itu. “Setelah surat tugas, akan dilanjutkan dengan surat rekomendasi. Ini tentu akan dikeluarkan partai dalam bentuk paket,” ujar dia.

Mohan melihat respons masyarakat terhadap paket Mohan Mujib sangat baik. Mesin-mesin partai yang sempat dingin karena Covid-19 juga mulai memanas.

“Kita ini (paket Mohan-Mujib, Red) enak turun ke masyarakat. Karena sudah dalam bentuk paket,” kata pria yang juga menjabat Ketua DPD II Partai Golkar Kota Mataram itu.

Ia memprediksi, surat rekomendasi dari DPP Golkar akan diterimanya pada Agustus mendatang. “Kami optimis karena kami ini merupakan kader Golkar,” ungkapnya.

Sementara terkait dengan partai koalisi, Mohan menyebut sudah membangun komunikasi dengan sejumlah parpol. Salah satunya PPP.  Hanya saja, arah dukungannya masih belum mengerucut. ”Artinya perlu lebih dalam lagi kita bicara. Menyatukan misi dan komitmen politik bersama,” tandas Mohan Roliskana. RUL

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.