Menu

Mode Gelap

Kesehatan · 12 Sep 2022 20:59 WITA ·

Gerakan Sikat Gigi dan Mulut Mulai dari Sekolah, Ini Kata Wagub NTB


					Wagub NTB.kmf Perbesar

Wagub NTB.kmf

Lobar, DS-Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd., mendukung gerakan sikat gigi dan mulut bersama di sekolah sebagai edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sejak dini.

Hal tersebut disampaikan Wagub NTB, saat memberikan sambutan pada Acara Sikat Gigi Bersama Anak Dalam Rangka Peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional dengan Tema “Pulih Bersama Dengan Senyum Sehat Indonesia” bertempat di halaman Kantor Bupati Lombok Barat, Senin (12/09).

“Dulu-dulu sering sekali kita lakukan gerakan sikat gigi bersama. Sehingga mari bersama kita mulai lagi dari TK, SD untuk gerakan sikat gigi bersama,” ajak Umi Rohmi sapaan akrab Wagub seraya mengungkapkan bahwa TK dan SD itu berada dibawah koordinasi Kabupaten.”Saya rasa kalau kita memiliki komitmen bersama tidak ada yang sulit,” tambahnya.

Selain itu, kata Umi Rohmi kesehatan gigi dan mulut merupakan pintu masuk bagi kesehatan lambung. Kesehatan lambung otomatis kesehatan tubuh sehingga menjadi sangat penting mengingat prevalensinya 60 persen angka yang cukup tinggi. Sehingga ini menjadi PR bersama.

“Untuk itu, mari bersama lakukan gerakan ini melalui sekolah, melalui posyandu untuk mengedukasi anak-anak kita bagaimana pentingnya sikat gigi setiap hari. Semoga kita bisa bersama berjuang untuk derajat kesehatan di Lombok Barat, NTB dan Indonesia,” tutupnya.

Sementara itu, panitia penyelenggara Drg. Yuanita mengatakan kegiatan peringatan hari Kesehatan Gigi Nasional tahun 2022 yang jatuh pada tanggal 12 September 2022.

Kesehatan Gigi dan Mulut dilatarbelakangi karena merupakan masalah kesehatan yang sering terabaikan. Menurut survei SKRT tahun 2021 penyakit gigi dan mulut memiliki urutan pertama untuk 10 penyakit yang dikeluhkan masyarakat dengan prevalensi 60 persen.

“Kelompok usia sekolah adalah kelompok yang paling rentan terkena masalah kesehatan gigi dan mulut. Sehingga sekolah menjadi strategi dalam penanggulangan kesehatan gigi dan mulut,” ungkapnya.

Oleh karena sangat penting untuk diberikan perhatian lebih tentang pengetahuan bagaimana cara memelihara gigi dan mulut. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut yang dilakukan secara serentak di seluruh Indonesia dengan target 500rb siswa.

“Data terakhir kami terima melebihi target yaitu lebih dari 700rb siswa seluruh Indonesia,” pungkasnya. kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Gerakan Penurunan Stunting, 304 Anak Protein Hewani Dapat Bantuan

5 Oktober 2022 - 17:50 WITA

Sekira 70 Persen Stunting Diakibatkan Lingkungan

23 September 2022 - 05:55 WITA

Pertama Kali, Bayi Kembar Empat Lahir Selamat di RSUD NTB

8 September 2022 - 06:45 WITA

Tingkatkan Keamanan Pangan Nasional, BBPOM Mataram Gelar Bimtek

7 September 2022 - 17:57 WITA

Kejar Target Vaksinasi Booster Covid-19, Begini Alasannya

3 September 2022 - 06:15 WITA

Angka Stunting Turun, Wagub NTB Gembira

29 Agustus 2022 - 17:05 WITA

Trending di Kesehatan