Berbagi Berita Merangkai Cerita

Gempa Guncang Sumba Terasa di NTB

286

MATARAM, DS – Ratusan gempa bumi susulan mengguncang Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT). Catatan BMKG, hingga pukul 18.16 Wib sebanyak 179 gempa susulan dengan magnitudo mulai dari di bawah 5,0 hingga 5,5 pada Sabtu (8/8).

Rentan waktu gempa cukup terbilang singkat, dengan selisih waktu 5 menit hingga 28 menit dari gempa pertama. Beberapa episenter gempa berada pada kedalaman 10 kilometer di laut arah barat daya kota Waikabubak, Sumba Barat.

Sementara, beberapa gempa Sumba terasa di Bima, NTB. BMKG Stasiun Geofisika Mataram, menjelaskan gempa Sumba bermagnitudo 4,9 pada pukul 23.32 Wib, Sabtu malam, 8 Agustus 2020 terasa di Bima dengan intensitas ringan II MMI.

“Jadi, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya deformasi kerak benua di dasar laut. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki mekanisme pergerakan turun ( normal fault),” ujar Kepala BMKG Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi dalam siaran tertulisnya, Minggu (9/8).

Ardhianto mengaku, kejadian gempa bumi ini merupakan rangkaian gempa bumi susulan yang terjadi pada tanggal 5 Agustus 2020 yang lalu. Menurut dia, hingga tanggal 08 Agustus 2020 pukul 23.41 WIB sudah tercatat 179 kejadian gempa bumi susulan, di mana 6 di antaranya dirasakan.

Oleh karena itu, BMKG merekomendasikan masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Yang utama, sebaiknya menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Dan, periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yg membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali kedalam rumah,” tandas Ardhianto mengimbau. RUL.

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.