Menu

Mode Gelap

Dinamika · 18 Mei 2022 16:46 WITA ·

Gawe Rapah Kerukunan Masyakat Mareje, Ini Kata Gubernur NTB


					awe Rapah Kerukunan Masyarakat Desa Mereje, Kecamaran Lembar, Kabupaten Lombok Barat.kmf Perbesar

awe Rapah Kerukunan Masyarakat Desa Mereje, Kecamaran Lembar, Kabupaten Lombok Barat.kmf

Lombok Barat,DS-Gubernur NTB Dr. Zulkiflimansyah, M.Sc mengungkapkan bahwa tantangan kehidupan sosial kemasyarakatan kedepan memang tidak mudah. Hal ini disadari karena pengaruh sosial media yang dapat diakses secara luas.

“Termasuk terkait peristiwa keributan antar pemuda di desa Mareje yang kabarnya atau isunya hingga internasional. Ini tentu menjadi perhatian kami di Forkopimda Nusa Tenggara Barat. Kami di Forkopimda NTB memiliki pertemuan santai untuk membicarakan hal hal penting. Kami berharap agar inisiasi untuk adanya pertemuan santai sambil ngopi dapat dilakukan di kabupaten juga karena efektif dalam menyelesikan masalah,” ujar Gubernur pada gelar Gawe Rapah Kerukunan Masyarakat Desa Mereje, Kecamaran Lembar, Kabupaten Lombok Barat, Rabu (18/5/2022) di Lapangan SMPN 3 Lembar di Mareje.

Bang Zul menguraikan sepenggal cerira filosofi dari negeri Mongolia antara Raja dan burung Rajawali. Gubernur menukilkan pesen dalam filosofi antara Raja dan burung dimaksud, yakni tidak mengambil keputusan saat emosi dan jangan pernah mengabaikan teman yang sudah menemani dalam waktu yang lama.

Dalam kesempatan ini juga Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Kapolda, Danrem, Bupati dan Wakil Bupati serta semua pihak yang telah menjaga Mareje agar tetap aman. Ia berharap Mareje agar dapat tetap aman dan damai.

“Apresiasi kami untuk Kapolda, Danrem serta kita semua. Beruntung memiliki Bupati dan Wakil Bupati yang luar biasa. Terima kasih kepada semua pihak dan mari kita jaga desa kita tercinta agar tetap damai dan rukun,” pesan Doktor Ekonomi Infustri ini dibakhir arahannya.

Bupati Lombok Barat, H. Fauzan Khalid mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kedamaian di wilayah Lombok Barat dan Nusa Tenggara Barat. Ia meminta agar masyarakat tetap menjaga kerukunan dalam menjalankan kehidupan. Dengan kerukunan dan kedamaian ini masyarakat akan semakin maju dan berkembang. Selain itu pembangunan juga akan berjalan dengan lancar.

“Marilah kita menjaga kedamaian dan kerukunan agar kita bisa sejahtera,” ujarnya.

Bupati dua periode yang sukses membawa Lombok Barat menjadi terbaik dalam angka harapan lama sekolah di wilayah Nusa Tenggara Barat ini menambahkan, bahwa acara hari ini merupakan simbol kerukunan di tengah tengah masyarakat yang dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari hari masyarakat. Dengan kerukunan dan kebersamaan tersebut masyarakat diharapkan dapat memperoleh masa depan yang lebih baik. Selain itu dengan kerukunan dan kedamaian ini masyarakat Desa Mareje akan semakin sejahtera dan maju.

“Tentu ini menjadi simbol kerukunan dan kebersamaan masyarakat untuk meraih masa depan yang lebih baik lagi. Tentu ini seperti yang tertuang dalam ikrar “Sopoq Tundun yang dipandu wali paer Lombok Barat tadi,” ujarnya.

Kepala Desa Mareje H Muhsim Salim mengungkaojan, Pemerintah Desa Mareje bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Barat menggelar Gawe Rapah. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mempererat kebersamaan dan kerukunan masyarakat Desa Mareje.

“Thema kegiatan “Kita Semua Bersaudara dan Damai Marejeku,” kata Kades.

Dalam kegiatan dibacakan Ikar Sopoq Tundun atau satu keturunan yang dipandu oleh Wali Paer Kabupaten Lombok Barat H.L Anggawa Nuraksi. Ikrar ini menyebutkan bahwa masyarakat satu keturunan sehingga perlu menjaga kebersamaan dan kerukunan.

Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan ‘Sembeq Kending Patuh-Patuh Saling Kangen” oleh Gubernyr NTB, Bupati Lombok Barat Danrem 162/WB, Kapolda NTB, Wakil Bupati Lombok Barat dan tokih budaya Paer Lombok Barat.

“Sembeq kending ini diberikan kepada warga sebagai simbol agar warga hidup rukun dan damai,” ujar Pengerakse Gumi Paer Lombok Barat HL Anggawa Nuraksi.

Dalam kegiatan ini juga di sampaikan nasihat cilokak oleh ketua FKUB Lombok Barat TGH Lalu Subeki Sasaki yang berisi tentang nasihat hidup rukun.

Selain Gubernur kegiatan ini juga diihadiri Kapolda NTB, Danrem162/WB, Bupati Lobar, Wakil Bupati Lobar, Wali Paer Majelis adat sasak Lombok Barat, Ketua Bale Mediasi, Kaplores Lobar, Dandim 1606 Mataram, Ketua FKUB, Kepala OPD, Tokoh Agama serta Tokoh Masyarakat Mareje dan masyarakat Desa Mareje. kmf

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Redaksi

Baca Lainnya

Boat Desa Pedi Tode, Kabupaten Sumbawa Yakin Raih KLA 2023

28 Juni 2022 - 16:55 WITA

Sekda Tepis Isu Pemekaran Provinsi NTB

26 Juni 2022 - 15:11 WITA

Puluhan Karyawan Bappeda Loteng Semarakkan Event Internasional MXGP

24 Juni 2022 - 17:37 WITA

Ini Pandangan Gubernur NTB Soal Joki Cilik

24 Juni 2022 - 07:22 WITA

PemilU 2024 Jangan Sekadar Arena Perebutan Kekuasaan

23 Juni 2022 - 18:13 WITA

KRI Banjarmasin Jadi Pusat Perhatian Warga Sumbawa

22 Juni 2022 - 18:11 WITA

Trending di Dinamika